Menteri Johnny: Kolaborasi Hadirkan Infrastruktur Aktif dan Utilisasi

Menteri Johnny: Kolaborasi Hadirkan Infrastruktur Aktif dan Utilisasi

Denpasar, (InfoPublikSolok) – Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyatakan, dalam menyelesaikan pembangunan infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), Kementerian Kominfo melakukan kolaborasi dan koordinasi dengan operator seluler. Bahkan, ke depan, pembangunan tidak hanya untuk infrastruktur yang bersifat pasif, namun juga perlu ditindaklanjuti dengan pembangunan infrastruktur aktif.

“Langkah berikutnya adalah bagaimana kolaborasi dan koordinasi antara Kominfo dengan operator seluler untuk menghadirkan infrastruktur aktif,” ujarnya pada acara Ngobrol Santai Bareng Menteri Komunikasi dan Informatika tentang Persiapan Pembangunan Infrastruktur BTS, di InterContinental Bali Resort, Denpasar Bali, Jum’at (26/03/2021).

Menkominfo menjelaskan infrastruktur aktif bermakna sebagai tersedianya layanan telekomunikasi. Artinya, infrastruktur aktif adalah menghadirkan signal 4G, khususnya di wilayah Terdepan, Tertinggal dan Terluar (3T).

“Menurutnya, Pemerintah melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Kominfo telah mengambil langkah-langkah, yang nantinya diharapkan pada pertengahan tahun 2021 ini bisa diselesaikan dengan operator seluler,” ungkapnya.

Dengan demikian, secara bertahap selesainya pembangunan fisik di setiap lokasi, juga nanti akan mulai meluas atau cakupan coverage sinyal semakin menyebar di seluruh tanah air sesuai hasil pembangunan di setiap wilayah.

“Itu yang didiskusikan kemarin, hari ini kami juga akan lanjutkan diskusinya dengan menindaklanjuti arahan Bapak Presiden juga, yaitu menaikkan atau memaksimalkan utilisasi backbone network fiber optic yang digelar oleh BAKTI Kominfo,” tandas Menteri Johnny.

Dalam Kick-off Meeting bersama konsorsium pemenang Lima Paket BTS 4G, Menkominfo menyatakan tidak saja membahas pembangunan infrastruktur, tetapi lebih lanjut menyoal langkah-langkah kelanjutannya.

“Kami akan mendiskusikan bagaimana cara dan pola untuk meningkatkan utilisasi, termasuk didalamnya untuk menyambung di titik-titik penggelaran infrastrukturnya yang saat ini belum tersambung, atau bahasa terangnya bagaimana menyambung konektivitas backbone broadband, yaitu konektivitas dari penggelaran fiber optik di Indonesia, apakah itu nanti dilakukan atau oleh operator seluler dan atau oleh BAKTI Kominfo,” jelasnya.

Menkominfo berharap melalui forum Kick of Meeting pembangunan dan utilisasi infrastruktur TIK akan dapat bisa berlangsung dengan baik. Bahkan, Menteri Johnny mengharapkan kolaborasi Kementerian Kominfo dan operator seluler dapat memastikan keterhubungan utilisasi berjalan maksimal.

“Dengan demikian kita harapkan peningkatan utilisasi juga menjadi lebih baik, itu network atau jaringan di dalam negeri. Tapi Indonesia ini tidak berdiri sendiri, Indonesia adalah bagian dari jaringan global, sehingga konektivitas bacbone perlu dilihat juga potensinya untuk dihubungkan dengan wilayah regional dan wilayah internasional,” ujarnya.

Dalam skema percepatan pembangunan infrastruktur TIK, Menteri Johnny menyebut ada rencana jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang, “Di dalam mengatur jaringan telekomunikasi backbone middle mile dan the last mile infrastruktur telekomunikasi Indonesia,” tandasnya.

 

Sumber: www.kominfo.go.id

Tags: , , , , ,