Info Publik Solok

Media Informasi Masyarakat Kota Solok

22 Februari 2024

Menulis, Merangsang Perkembangan Kemampuan Kognitif Anak

Menulis, Merangsang Perkembangan Kemampuan Kognitif Anak
Posted by:

Solok, (InfoPublikSolok) – Seiring dengan masuknya anak ke sekolah dasar, maka kemampuan kognitifnya turut mengalami perkembangan yang pesat. Karena dengan masuk sekolah, berarti dunia dan minat anak bertambah luas, dan dengan meluasnya minat maka bertambah pula pengertian tentang manusia dan objek-objek yang sebelumnya kurang berarti bagi anak.

Dalam keadaan normal, pikiran anak usia sekolah berkembang secara berangsur-angsur. Kalau pada masa sebelumnya daya pikir anak masih bersifat imajinatif dan egosentris, maka pada usia sekolah dasar ini daya pikir anak berkembang ke arah berpikir konkrit, rasional dn objektif. Daya ingatnya menjadi sangat kuat, sehingga anak benar-benar berada dalam suatu stadium belajar.

Keterampilan menulis akan meningkatkan perkembangan kemampuan kognitif anak. Sebagai salah satu bentuk kepedulian atas perkembangan anak-anak, Dinas Perpustakaan Kota Solok menyelenggarakan pelatihan Menulis Kreatif bagi siswa SD se-Kota Solok pada hari Sabtu, (30/3/2019), bertempat di ruangan Layanan Anak Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok.

Pelatihan menulis kreatif ini diikuti oleh sebanyak 65 orang peserta yaitu siswa kelas 4 sampai dengan 5 SD.

“Para siswa kelas 4 sampai dengan kelas 6 SD ini dipilih karena pada usia tersebut mereka sudah memiliki cukup banyak kosakata sehingga bisa dilatih menulis,” ungkap Sevri Febiona, S.Sos Pustakawan pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok.

“Latihan menulis ini juga dimaksudkan sebagai wadah untuk menumbuhkan minat baca. karena dari aktivitas membaca, siswa akan terbiasa untuk menuliskan segala hal yang diperoleh dari bacaan,” lanjut Sevri yang juga selaku pemandu acara pelatihan menulis kreatif ini.

Materi pelatihan menulis kreatif tersebut mengajak para peserta mendeskripsikan emosi dengan cara membaca buku, kemudian dari hasil yang dibaca tersebut, siswa diminta untuk menuliskan ide gagasannya berdasarkan buku yang dibaca.

“Menulis dan membaca tidak dapat dipisah, karena untuk menulis tersebut membutuhkan referensi untuk dibaca,” kata Sevri menambahkan.

“Tulisan yang dihasilkan peserta pelatihan menulis kreatif ini akan dirangkum untuk dijadikan sebuah buku,” ungkapnya.

Para Peserta tampak bersemangat setelah pemandu acara mempersilahkan mengambil buku di rak. Kemudian peserta diberi kebebasan untuk menentukan buku yang akan diambil  sesuai dengan keinginannya. (kd)

Tags: , , , , , , , ,
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.