Merajut Bahagia di Usia Tua, PEKKA Ciptakan Peluang Ekonomis

Merajut Bahagia di Usia Tua, PEKKA Ciptakan Peluang Ekonomis

Solok (InfoPublikSolok) – Kepala Dinas PPPA Kota Solok yang diwakili oleh Sekretaris, Yusmaniar dan didampingi oleh Kepala Bidang Kualitas Hidup Keluarga, Yusnel Faroza, membuka acara Pelatihan Membuat Kue Kering dan Kue Basah bagi Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA) didampingi oleh Kasi Kualitas Hidup Perempuan dan jajarannya.

Acara di dihadiri oleh berjumlah 20 Orang Kepala Keluarga Perempuan yang berasal dari 13 Kelurahan di Kota Solok dengan Nara Sumber, Yelfis Tanti dari Toko Kue Aisya Bakery.

Acara ini bertempat di Toko Kue Aisya Cake dan Bakery JL. Pulai No.1 Simpang Rumbio Kecamatan Lubuk Sikarah Kota Solok pada hari Kamis (24/9) dengan  tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam membuat makanan ringan sehingga dapat meningkatkan penghasilan tambahan bagi perekonomian keluarga serta juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi sesama peserta.

Kadis DPPPA mengatakan, ” Sebuah kenyataan yang kita jumpai ditengah masyarakat saat ini adalah jumlah PEKKA ini cenderung meningkat dan sebagian adalah dari masyarakat kurang mampu. Mereka adalah kelompok yang cenderung mengalami kesenjangan ekonomi dan membutuhkan perhatian serta dukungan penuh dari Pemerintah. Untuk itulah kiranya kita merencanakan dan memprogramkan kegiatan Pelatihan Membuat Kue Kering dan Kue Basah bagi ibu-ibu Kepala Keluarga, dalam rangka memberdayakan mereka secara ekonomi sehingga diharapkan mereka mampu mandiri dan mencari penghasilan tambahan untuk menunjang ekonomi keluarga, karena dalam meningkatkan taraf hidup Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA) sangat perlu dilakukan pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan keterampilan dan keahlian penunjang ekonomi kehidupan,” jelas Kadis.

Dalam kegiatan ini narasumber mengajarkan cara membuat cake tapai, Klapertart Unbaked, semar mendem dan berbagai macam kue kering dan juga narasumber berharap agar Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak untuk dapat   mencari peluang untuk pemasarannya. Agar ketrampilan yang diperoleh peserta  dapat bermanfaat meningkatkan  ekonomi keluarga tentu adanya peluang untuk pemasaran.

Dalam acara ini peserta sangat antusias mengikutinya dan juga dari hasil masakan peserta menurut nar sumber dan beberapa panitia yang mencicipi hasilnya sangat memuaskan. (as)

Tags: , , , , , ,