Murai Batu Ekor Putih Ramaikan Latberan Burung Berkicau

Murai Batu Ekor Putih Ramaikan Latberan Burung Berkicau

Kota Solok – Jenis burung Murai Batu ekor putih mendominasi ramainya kegiatan latihan bersama (Latberan) menghadapi perlombaan burung berkicau yang dilaksanakan oleh Solok Bird Club (SBC) Kota Solok, di arena tarung burung berkicau, Kampung Baru Tanjung Paku Kota Solok, Minggu (23/8). Jenis lain burung berkicau yang akan diperlombakan, antara lain jenis burung Kacer, Murai Batu ekor hitam, Kapas Tembak, Love Bird, Kenari, Ch.Polos dan Ch.Kepala Kuning.

Ketua SBC Kota Solok, yang sekaligus sebagai ketua pelaksana lomba burung berkicau 2015, Juli Asrizal mengatakan, perlombaan burung berkicau yang dilaksanakan adalah dalam rangka latihan bersama (Latberan) untuk persiapan dan mengikuti perlombaan burung berkicau tingkat Sumbar, Riau dan Jambi, yang akan diselenggarakan di Pulau Belibis Kota Solok pada 20 September 2015 nanti. Dan dikatakan peserta nanti berasal dari kota Padang Panjang, Bukittinggi, Padang, Sawahlunto, Sijunjung dan dari kota dan Kabupaten Solok sebagai tuan rumah. Peserta akan memperebutkan berbagai macam hadiah yang telah disediakan oleh panitia acara, antara lain, tropy lepas, piagam, dan uang tunai untuk biaya perawatan dan melatih burung berkicau tersebut.

Bagi pemilik burung yang akan mengikutsertakan burung peliharaannya, akan dikenakan biaya pendaftaran dengan berbagai tingkatan yang ada, seperti halnya, untuk kategori perlombaan jenis burung Murai Batu ekor putih, Kacer, dan jenis burung Murai Batu ekor hitam, dikenakan uang pendaftaran sebesar seratus ribu rupiah per burung dan untuk lomba jenis burung berkicau lainnya dikenakan biaya pendaftaran sebesar delapan puluh ribu rupiah, katanya.

Lebih jauh dia menyampaikan, kemampuan dan kepandaian masyarakat dalam merawat dan melatih burung untuk berkicau, dapat menjadi salah satu sumber pendapatan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga mereka, sebab katanya, burung yang terlatih dan memiliki kicauan yang bertingkat, dapat dihargai satu ekornya sebesar enam puluh juta rupiah dan pada umumnya burung tersebut adalah jenis burung Murai Batu ekor putih dan jenis burung kacer.

Sementara itu  komunitas burung berkicau yang ada dan terdaftar di SBC Kota Solok, sampai saat ini telah berjumlah  lebih kurang enam puluh lima anggota dan berkemungkinan besar jumlah tersebut akan bertambah, paparnya mengakhiri. (gia)