Nominasi Kader Posyandu Berprestasi Sumbar, Posyandu Wijaya Kusuma V Tanjung Paku Matangkan Persiapan

Nominasi Kader Posyandu Berprestasi Sumbar, Posyandu Wijaya Kusuma V Tanjung Paku Matangkan Persiapan

Solok, (InfoPublikSolok) – Untuk memotivasi dan meningkatkan kemampuan kader dalam pengelolaan dan pelayanan di Posyandu, Tim Pokjanal Posyandu Kota Solok bersama Pokja 5 Bidang Kesehatan TP-PKK Kota Solok melaksanakan pembinaan ke Posyandu Wijaya Kusuma V, Kelurahan Tanjung Paku, Rabu (13/10/2021).

Pokjanal (Kelompok Kerja Operasional) Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) adalah kelompok kerja yang dibentuk sebagai pembina pengelolaan Posyandu, berkedudukan di Pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota dan Kecamatan.

Mewakili tim Pokjanal Kota Solok, Ny. Dona Ramadhani Kirana Putra turut mendampingi kegiatan rutin bulanan di Posyandu Wijaya Kusuma V dalam rangka pembinaan administrasi dan pelayanan serta juga menggerakkan partisipasi dan swadaya masyarakat dalam mengembangkan Posyandu.

Kedatangan tim Pokjanal juga sekaligus memberikan dukungan terhadap Ernawati, Kader Posyandu Wijaya Kusuma 5  yang terpilih dalam nominasi Kader Posyandu berprestasi tingkat Sumatera Barat dan akan dilakukan penilaian lapangan dalam waktu dekat.

Ernawati terpilih bersama 10 nominasi lainnya berdasarkan hasil penilaian ekspose dan wawancara dalam kegiatan Temu Kader Posyandu berprestasi tingkat Prov. Sumbar pada 3 & 4 Juni 2021 lalu di Grand Zuri Hotel Padang.

Pada kesempatan tersebut, Ny. Dona turut serta mendampingi aktivitas kader dalam pelayanan Posyandu mulai dari proses timbang badan dan pengukuran tinggi Balita, pelayanan gizi bagi ibu Balita, ibu hamil dan ibu menyusui hingga pemberian makanan tambahan (PMT) bagi Balita.

Pelayanan Posyandu semakin sibuk dengan kedatangan murid PAUD Kasih Sayang Ibu yang rutin melakukan pemeriksaan untuk memantau tumbuh kembang sehingga mereka terhindar dari risiko kekurangan gizi atau gizi buruk.

Selain karena merasa vaksinasinya sudah lengkap, para ibu terkadang tidak membawa anaknya ke Posyandu karena sudah PAUD. Mereka menganggap anaknya sudah sehat dan sudah bisa bersekolah sehingga tidak perlu lagi dibawa ke Posyandu. Sejak tahun 2015, terdapat program bernama Posyandu Terintegrasi yaitu Posyandu yang diintegrasikan dengan PAUD.

Posyandu tidak hanya berkaitan dengan vaksinasi. Di Posyandu, berat badan, tinggi badan, dan lingkar kepala anak diukur untuk mendeteksi sejak dini jika terjadi hal-hal tidak diinginkan seperti kekurangan gizi.

“Dengan rutin datang ke Posyandu, tumbuh kembang anak selama masa keemasannya (0-5 tahun) akan terpantau dengan baik. Tidak hanya ditimbang dan diukur tinggi badannya, anak-anak akan diberikan asupan makanan bergizi yang baik untuk pertumbuhan,” kata Niko Rianda Putra, MKM, Kepala Seksi Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Solok yang turut mendampingi kedatangan tim Pokjanal.

Para ibu juga bisa berkonsultasi langsung dengan petugas atau kader kesehatan, sehingga berbagai permasalahan kesehatan anak dapat segera terselesaikan dengan benar.

Lebih dari itu, lanjutnya, para ibu bisa berbagi pengalaman dengan ibu lainnya selama berada di Posyandu. Hal ini tentu akan berdampak sangat positif pada tumbuh kembang anak.

Niko menambahkan, Dinas Kesehatan saat ini memiliki jaringan 84 Posyandu yang dibina oleh empat Puskesmas yang ada di Kota Solok. Pelayanan di seluruh Posyandu rutin dilaksanakan satu kali dalam sebulan, pada minggu kedua dalam rentang hari Senin sampai Sabtu.

Sejak pergantian milenium,  pemerintah mulai merevitalisasi Posyandu, dengan menggalakkan kembali program Posyandu demi mengurangi angka gizi buruk di Indonesia. Kenapa disebut revitalisasi Posyandu, karena Posyandu sudah ada sejak tahun 1984, namun kemudian ada yang kondisinya ‘vakum’, sehingga perlu direvitalisasi.

Seharusnya hal ini mendapat dukungan positif dari masyarakat. Oleh karena itu, para ibu sebaiknya meningkatkan kesadaran dan menyadari betapa pentingnya rutin membawa Balita ke Posyandu. (eg)

Tags: , , ,