PD Pontren Kemenag Kunjungi Ponpes Hamalatul Quran dan Ponpes Darut Thalib

PD Pontren Kemenag Kunjungi Ponpes Hamalatul Quran dan Ponpes Darut Thalib

Solok, (InfoPublikSolok) – Kepala Seksi PD Pontren, Kemenag Kota Solok, H. Amril beserta staf melaksanakan monitoring dan evaluasi ke Pondok Pesantren Hamalatul Quran di Kelurahan IX Korong dan Pondok Pesantren Darut Thalib di Kelurahan Laing, Kamis (15/9).

Kedatangan H. Amril, disambut oleh staf pengajar sekaligus Kepala Asrama Hamalatul Quran, Sri Rahayu, M.Pd. Adapun tujuan monitoring dan evaluasi untuk melihat sejauh mana persiapan Pondok Pesantren Hamalatul Quran dalam mempersiapkan sarana dan prasarana pondok. Saat ini jumlah peserta didik Ponpes Hamalatul Quran berjumlah 15 orang dan jumlah ustad dan ustazah berjumlah 17 orang.

Sebagai Pondok Pesantren yang baru berdiri di Kota Solok, Ponpes Hamalatul Quran telah menunjukkan tekad untuk memajukan generasi penerus bangsa yang cinta Al Quran dengan melengkapi sarana dan prasarana, di antaranya, telah mempunyai ruang asrama putra dan putri, ruang inap pengasuh, ruang kantor, dapur, kamar mandi, ruang shalat yang telah sesuai dengan standar Ponpes.

H. Amril berharap Pondok Pesantren Hamalatul Quran dapat meningkatkan semua sarana dan prasarana yang dibutuhkan sesuai standar berdirinya pondok pesantren, termasuk peningkatan Sumber Daya Manusia yang mengajar di Ponpes.

Selanjutnya, Pimpinan Pondok Pesantren Darut Thalib, Ustad Boby Gustiadi, menyambut langsung kedatangan Kasi Pondok Pesantren dalam rangka konfirmasi usulan data perbaikan Program Indonesia Pintar (PIP) untuk tahap kedua.

Program Indonesia Pintar, merupakan bantuan berupa uang tunai, perluasan akses, dan kesempatan belajar dari pemerintaha yang diberikan kepada peserta didik dan mahasiswa yang berasal dari keluarga miskin atau rentan miskin untuk membiayai pendidikan melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Dana PIP dapat digunakan untuk membantu biaya personal pendidikan peserta didik, seperti membeli perlengkapan sekolah/kursus, uang saku dan biaya transportasi, biaya praktek tambahan serta biaya uji kompetensi. (helda)

Tags: , ,