Pelajari Layanan dan Fasilitas Rehab Narkoba, Wako Zul Elfian Kunjungi Balai Besar Rehabilitasi BNN

Pelajari Layanan dan Fasilitas Rehab Narkoba, Wako Zul Elfian Kunjungi Balai Besar Rehabilitasi BNN

Bogor, (InfoPublikSolok) – Diterima langsung oleh Kepala Balai Drs. Yuki Ruchimat, M.Si beserta jajaran di Auditorium Gedung Utama Balai Besar BNN di Bogor, Sabtu (25/6), Wali Kota Solok, Zul Elfian Umar menyampaikan keinginannya untuk mempelajari pelayanan dan fasilitas rehabilitasi di Balai Besar Rehabilitasi Korban Narkoba BNN, sehubungan dengan adanya rencana Pemerintah Kota Solok membangun layanan rehabilitasi pecandu narkoba.

“Pemerintah Kota Solok bersama BNN dan Kejari Solok bakal membangun layanan rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkoba yang akan diperuntukkan bagi warga Kota Solok dan sekitarnya. Oleh karena itu kami berkunjung ke Balai Besar Rehabilitasi BNN untuk mengetahui dan belajar secara langsung terkait fasilitas dan pelayan rehabilitasi korban narkoba,” ungkap Wako.

Dalam kunjungan itu, Wako dan tim mempelajari langsung regulasi dan sistem pengelolaan rehabilitasi bagi pecandu narkoba yang ingin rehab. Saat ini, Pemko Solok sudah menyiapkan rencana lokasi seluas satu hektar di kawasan BBI Tanah Garam.

Dengan hadirnya layanan ini nantinya, lanjut Wako, adalah salah satu upaya serius membantu generasi muda Kota Solok yang ingin lepas dari jeratan Narkoba.

“Ini menjadi salah satu upaya penyelamatan negeri mendatang yang menjadi harapan kita-kita yang sekarang. Jadi niat baik ini saya pikir kenapa harus diperlambat,” pungkas Zul Elfian.

Menanggapi hal itu, Kepala Balai, Yuki Ruchimat mendukung penuh keinginan Pemerintah Kota Solok membangun fasilitas rehabilitasi pecandu narkoba.

Kota Solok merupakan daerah ke empat yang berencana akan mendirikan tempat rehabilitasi. Hal ini juga didasari komitmen Kejagung yang mengintruksikan kepada jajaran Kejati untuk mendirikan pusat rehab di wilayahnya.

“Dengan adanya layanan rehabilitasi ini nantinya, bisa menjadi pusat dalam membantu generasi muda Indonesia yang ingin terbebas dari pengaruh narkoba,” tuturnya.

“Alhamdulillah, Kota Solok merupakan daerah ke empat yang berencana akan mendirikan tempat rehabilitasi. Hal ini juga didasari komitmen Kejagung yang mengintruksikan kepada jajaran Kejati untuk mendirikan pusat rehab di wilayahnya,” terangnya. (mn)

Tags: , ,