Pelatihan Wirausaha Baru Produktif bagi UMKM Kota Solok

Pelatihan Wirausaha Baru Produktif bagi UMKM Kota Solok

Solok, (InfoPublikSolok) – Dalam rangka peningkatan Wirausaha Baru produktif bagi UMKM yang ada di Kota Solok, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Solok menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Wirausaha Baru Produktif Angkatan X yang bekerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Propinsi Sumatera Barat, di Aula Kecamatan Lubuk Sikarah Kota Solok.

Kegiatan Pelatihan Wirausaha Baru Produktif Angkatan X diselenggarakan selama 5 (lima) hari dari tanggal 2 sampai 6 September 2019 dengan peserta merupakan UMKM Kota Solok sebanyak 20 orang. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Propinsi Sumatera Barat, Wilson, S.Sos, M.Pd.

Dalam sambutannya, Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan, Wilson, S.Sos, M.Pd mengatakan, tujuan pelatihan wirausaha baru produktif ini adalah untuk membangkitkan motivasi berwirausaha dan membantu masyarakat / penganggur / pencari kerja yang memiliki minat untuk memulai usaha dan menemukan ide-ide usaha dan merancang sebuah rencana usaha serta tersusunnya rencana usaha / proposal kelayakan usaha yang sudah matang. Hasil yang ingin dicapai dari kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan dan kemampuan lanjutan dalam pengelolaan usaha / manajemen berwirausaha produktif yang diperlukan bagi wirausaha pemula dan bisa mengelola usahanya dengan baik, tutur Wilson.

Lebih lanjut, Wilson mengatakan, minat masyarakat untuk menjadi seorang pengusaha / wirausaha perlu terus didorong guna menciptakan lapangan kerja baru sehingga kesejahteraan masyarakat tersebut meningkat. Seseorang yang memiliki bakat kewirausahaan dapat mengembangkan bakatnya melalui pendidikan dan pelatihan. Mereka yang menjadi wirausaha adalah orang-orang yang berhasil mengenal potensi diri dan belajar mengembangkan potensinya untuk menciptakan peluang serta mengorganisir usahanya dalam mewujudkan cita-citanya.

“Untuk mengatasi masalah mengenai tingkat daya saing tenaga kerja maka pemerintah daerah dan pelaku usaha perlu melakukan upaya dengan menyiapkan dan memperkuat kemampuan serta menggali potensi daerah menjadi lebih unggul dan berdaya saing tinggi dengan meningkatkan produktivitas baik produktivitas regional, sektoral, perusahaan maupun individu tenaga kerja serta membangun jiwa dan semangat enterpreneur,” tuturnya.(gp)

Tags: , ,