Pembinaan Kader Tribina Kelurahan Simpang Rumbio

Pembinaan Kader Tribina Kelurahan Simpang Rumbio

Solok, (InfoPublikSolok) – Dalam rangka mempertahankan keberhasilan program KKBPK (Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga), Kelurahan Simpang Rumbio menggelar pertemuan bagi para Kader IMP (Institusi Masyarakat Pedesaan), Kader Tribina (Bina Keluarga Balita, Bina Keluarga Remaja, Bina Keluarga Lansia) bertempat di Aula Kelurahan Simpang Rumbio, Selasa (19/2/2019).

Hadir dalam pertemuan tersebut Lurah Simpang Rumbio, Zulkifli, Kabid Keluarga Berencana Dinas PPKB Kota Solok, Jufni, PLKB Simpang Rumbio serta Kader IMP dan Tribina Kelurahan Simpang Rumbio.

Dalam arahannya, Lurah Simpang Rumbio, Zulkifli mengapresiasi kehadiran Kader IMP dan Tribina Kelurahan Simpang Rumbio telah bekerja dengan ikhlas serta sabar dalam menghadapi apapun kendala yang dihadapi di lapangan.

Menurut Zulkifli, Pertemuan ini diharapkan mampu meningkatkan mutu kader IMP dan Tribina dalam hal pelaksanaan Konseling dasar langsung di masyaraat serta pembinaan ketahanan keluarga.

“Pekerjaan ibu-ibu Kader sangat susah dan penuh dengan banyak halangan untuk menjadikan program Tribina diterima oleh masyarakat sehingga masyarakat dapat berperan sebagai pelaksana program secara mandiri,” tuturnya.

“Kami akan selalu membantu ibu-ibu kader apabila ada keperluan atau apapun yang menyangkut dengan Kelurahan, mustahil tanpa ibu-ibu Kader program tribina ini dapat berjalan, dan untuk itulah kami harapkan keaktifannya serta memahami program Tribina ini untuk meningkatkan kualitas keluarga,” lanjut Zulkifli.

Pertemuan rutin ini merupakan bentuk kesinambungan penetapan terbentuknya serta bisa menjadi evaluasi untuk pengembangan Kampung KB kedepannya. Terlebih menurut Kabid Keluarga Berencana, Jufni, Kampung KB ini merupakan wadah untuk dapat mengimplementasikan program-program KB. Kampung KB ini tidak hanya fokus pada KB saja, tetapi juga pada semua hal-hal yang menyangkut keluarga, termasuk salah satunya hidup sehat, intinya Kampung KB diharapkan hidup masyarakat dapat lebih terprogram.

“Keluarga yang berkualitas, sejahtera dan tertata merupakan investasi bagi masa depan bangsa dan negara. Jika keluarga sudah berkualitas, sejahtera dan tertata maka negara akan kokoh dan maju karena pilar utamanya bangsa adalah keluarga. Program KB merupakan salah satu komponen penting yang berperan secara signifikan untuk mewujudkan hal ini. Oleh karena itu keberhasilan program KB merupakan tanggung jawab bersama untuk mewujudkan kesejahteraan dan kebahagiaan keluarga serta mewujudkan keluarga yang berkualitas,” jelasnya.

“Dalam waktu dekat kita juga akan mengadakan rapat persiapan penilaian Kampung KB,” sebut Jufni.

Keluarga berkualitas adalah keluarga yang dibentuk berdasarkan perkawinan yang sah dan bercirikan sejahtera, sehat, maju, mandiri, memiliki jumlah anak yang ideal, berwawasan ke depan, bertanggung jawab, harmonis dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Untuk membumikan konsep keluarga berkualitas tersebut Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) membuat formulasi tahapan pembinaan melalui program Bina Keluarga Sejahtera (BKS) atau yang biasa disebut dengan Tribina, meliputi Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja (BKR), dan Bina Keluarga Lansia (BKL).

Tribina merupakan program yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua dan anggota keluarga lainnya dalam membina tumbuh kembang, baik secara fisik, motorik, kecerdasan emosional, dan sosial ekonomi dengan sebaik-baiknya kepada balita dan anak remaja. (amf)

Tags: , , ,

%d blogger menyukai ini: