Pembinaan Konstratani BPP Kecamatan Lubuk Sikarah

Pembinaan Konstratani BPP Kecamatan Lubuk Sikarah

Solok, (InfoPublikSolok) Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika (Balitbu Tropika) dan BPTP Sumbar melakukan pembinaan terhadap Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kostratani Kecamatan Lubuk Sikarah di Aula BPP Lubuk Sikarah. Pada awal pembentukan Kostratani, Balitbu Tropika dan BPTP Sumbar memiliki 12 BPP Kostratani binaan. Karena adanya wabah Covid-19 yang melanda, saat ini hanya 2 BPP terpilih yang dapat menjadi BPP Model Komando Strategi Pembangunan Pertanian (Kostratani). BPP Kecamatan Lubuk Sikarah Kota Solok menjadi salah satu BPP Model Kostratani yang dibina oleh Balitbu dan BPTP Sumbar.

Kegiatan yang dilaksanakan pada pada Selasa (4/08/2020), dihadiri oleh 20 orang peserta. Peserta yang hadir berasal dari Balitbu Tropika, BPTP Sumbar, Dinas Pertanian, Dinas Pangan, Puskeswan Kota Solok, serta para penyuluh pertanian di Kecamatan Lubuk Sikarah Kota Solok. Acara dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pertanian, Ikhvan Marosa dan dilanjutkan dengan penyampaian atau Ekspose Kegiatan Penyuluhan yang ada di lingkup BPP Kecamatan Lubuk Sikarah oleh Koordinator Penyuluh BPP Kecamatan Lubuk Sikarah, Rahmad Yendi.

Liaison Officer (LO) Kostratani BPTP Sumbar, Zul Irfan menyampaikan bahwa ada 3 aspek penting yang wajib dilakukan oleh BPP Model Kostratani pada tahun 2020, yaitu keakuratan data, Kemampuan mendukung program Kementrian Pertanian dan BPP harus bisa terhubung dengan Agriculture War Room (AWR) yang artinya BPP Harus memiliki jaringan internet dan IT yang mendukung.

“BPP Kecamatan Lubuk Sikarah merupakan BPP yang paling siap untuk melaksanakan Kostratani dan diharapkan BPP Kecamatan Lubuk Sikarah dapat menjadi model atau contoh bagi BPP Kostratani lainnya yang ada di Sumatera Barat,” lanjut Zul Irfan.

Kepala Balitbu Tropika Ellina Mansyah selaku Ketua Tim Supervisi BPP Kostratani juga menyampaikan fokus dari kegiatan kostratani ini yaitu mengembangkan peran BPP sebagai pusat pembelajaran bagi petani. Ada 12 kegiatan yang harus dilaksanakan demi mendukung BPP Kecamatan Lubuk Sikarah Kota Solok menjadi BPP Model Kostratani, diantaranya pelatihan IT dan manajemen data, implementasi pelaporan dan hasil kegiatan, implementasi bantuan saprotan, pelatihan aplikasi pelaporan utama Kementerian Pertanian, implementasi penyusunan RDKK, dan implemetasi penyusunan CPCL.

“Selanjutnya, diharapkan instansi-instansi yang terhubungan langsung dengan kegiatan Kostratani dapat terlibat aktif dalam kegiatan ini guna mendapatkan satu data dan keakuratan database pertanian dan juga demi mendukung pembangunan pertanian di Kota Solok,” tutup Ellina (fa).

Tags: , , , , , , , , ,