Pemko Solok Tingkatkan Kapabilitas Petani Milenial

Pemko Solok Tingkatkan Kapabilitas Petani Milenial

Solok, (InfoPublikSolok) – Pemerintah Kota Solok melalui Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kota Solok melaksanakan kegiatan peningkatan kapabilitas petani milenial melalui pengembangan komoditi hasil pertanian dan perkebunan menjadi produk turunan.

Kegiatan diikuti oleh adalah para petani milenial yang berusia 39 tahun ke bawah sebanyak 60 orang yang menjadi perwakilan dari Kecamatan Lubuk Sikarah dan Kecamatan Tanjung Harapan selama empat kali pertemuan.

Walikota Solok yang diwaki oleh Kepala Balitbang Kota Solok, Jonedi, SH, MM. membuka kegiatan secara resmi di Aula Balitbang Kota Solok, Senin (30/5).

Turut hadir pada pembukaan acara, Kepala Balai Pengkajian dan Teknologi Pertanian (BPTP) Sumatera Barat, Dr. Rustam, SP, M.Si, Pendiri Serambi Milk Padang Panjang sekaligus motivator, Ridwansyah, SE dan narasumber dari BPTP Sumatera Barat, Ir. Moehardanil dan Ketua Koperasi Solok Radjo, Alfadrian Syah, SP, serta didukung oleh Organisasi Perangkat Daerah terkait di lingkungan Pemerintah Kota Solok.

Kepala Bidang Pembangunan, Inovasi dan Teknologi, Desriyanti, SE, ME, selaku panitia kegiatan menjelaskan maksud dan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kapabilitas petani milenial melalui pengembangan komoditi unggulan menjadi suatu produk turunan, meliputi jamur menjadi vetsin, jerami menjadi tatakan telur, pakan ternak dan mineral block serta pengolahan kopi sehingga bermanfaat dalam meningkatkan daya jual produk pertanian dan perkebunan.

Kota Solok sebagai Kota Agraris diharapkan mampu bertransformasi di era digitalisasi. Petani milenial juga diharapkan mampu memaksimalkan lahan yang ada dan mampu menghasilkan produk turunan serta menginspirasi petani Kota Solok lebih berkreasi dan inovatif, jelas Jonedi dalam sambutannya.

Selanjutnya, Jonedi mengarahkan peserta agar membentuk paguyuban dari masing-masing komoditi sehingga mampu bekerja sama dan berkolaborasi.

Agenda selanjutnya akan dilaksanakan pelatihan pembuatan produk turunan hasil pertanian dan perkebunan dari masing-masing komoditi yang telah ditentukan, Sementara itu untuk waktu dan tempat pelaksanaan kegiatan akan disepakati lebih lanjut oleh peserta dan narasumber. (dh)

Tags: , , ,