Pemko Tutup Total Pasar Raya Solok Selama 2 Hari

Pemko Tutup Total Pasar Raya Solok Selama 2 Hari

Solok, (infoPublikSolok) – Menindaklanjuti hasil Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terhadap perkembangan pelaksanaan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19, serta menyikapi kejadian adanya pengunjung Pasar Raya Solok yang pingsan ketika berbelanja. Pemko Solok memperketat pengawasan di Pasar Raya Solok dengan menutup jalan lingkar Koto Panjang untuk dilakukan penyemprotan disinfektan.

Penutupan dilakukan dengan memblokir seluruh akses menuju Pasar Raya Solok menggunakan kendaraan roda empat beserta garis polisi. Aktivitas pasar direlokasikan ke Pasar Syariah Abdurrahman bin Auf Terminal Bareh Solok. Seluruh kegiatan dan segala aktivitas di Pasar Raya Solok untuk sementara waktu dihentikan selama dua hari, mulai pada Sabtu 2 Mei hingga Minggu 3 Mei 2020 guna dilakukannya penyemprotan disinfektan secara menyeluruh dibagian badan dan sekitar pasar.

Wali Kota Solok sekaligus Ketua Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Solok, Zul Elfian mengemukakan keprihatinan dan kekhawatirannya akan hal itu, “Saya prihatin dan sekaligus khawatir melihat kondisi pasar seiring diberlakukannya PSBB yang memasuki hari ke-9. Saya cemas kita seperti dihadapkan dengan bom waktu, karena kita walau masuk zona hijau akan tetapi daerah sekitar kita telah masuk zona merah,” ungkapnya.

Diketahui peristiwa yang terjadi pada Kamis (30/4), sekitar pukul 10.00 WIB, pengunjung yang berasal dari daerah Selayo, Kabupaten Solok, mengalami pingsan saat berbelanja di Pasar Raya Solok sehingga menimbulkan kepanikan dan khawatiran kalau pengunjung tersebut terjangkit virus Corona (Covid-19).

Setelah pengunjung tersebut dilarikan ke Posko Covid-19 di Banda Pandung oleh Tim Satgas serta dilakukan pemeriksaan, Ia mengaku mengalami pusing, mual, nyeri ulu hati, batuk berdahak dan memiliki riwayat perjalanan dari Pekanbaru dua hari yang lalu, yang kemudian ditetapkan status ODP (Orang dalam Pemantauan) disertai isolasi mandiri dirumah selama 14 hari.

Disamping itu, mengingat masih adanya masyarakat yang belum mematuhi ketentuan PSBB, Dinas Komunikasi dan Informatika Kokta Solok melalui mobil Infokomnya mengimbau seluruah warga masyarakat untuk mematuhi ketentuan PSBB. Selain itu Kominfo juga mengarahkan masyarakat ke Pasar Syariah Abdurrahman bin Auf Terminal Bareh Solok untuk berbelanja kebutuhan pokok selama penutupan Pasar Raya Solok. Para pedagang Pasar Raya Solok juga diimbau untuk mengamankan toko, lapak dan warung mereka karena akan dilakukannya penyemprotan disinfektan total selama penutupan wilayah pasar. (lk)

Tags: , , , , , , , , ,