Penggunaan Aplikasi Berbasis Elektronik, Hasilkan Layanan Informasi Daerah yang Terintegrasi

Penggunaan Aplikasi Berbasis Elektronik, Hasilkan Layanan Informasi Daerah yang Terintegrasi

Padang, (InfoPublikSolok) – Sebagaimana tertuang dalam RPJMD Kota Solok Tahun 2021-2026, visi pembangunan daerah jangka menengah Kota Solok 2016-2021, adalah ‘Terwujudnya Kota Solok yang Diberkahi, Maju, dan Sejahtera melalui Pengembangan Sektor Perdagangan dan Jasa yang Moderen’, yang perwujudannya dituangkan ke dalam beberapa misi.

Salah satunya yaitu peningkatan kapasitas pemerintahan dan manajemen birokrasi yang bersih, efektif dan efisien yang bertujuan meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik dalam pelaksanaan reformasi birokrasi.

“Kita perlu persiapkan tahapan perencanaan dan pelaksanaan program kegiatan yang baik, profesional dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Sebagai salah satu bukti konkrit, pada hari ini kita menyelenggarakan kegiatan untuk mendukung dan mewujudkan salah satu tujuan dan sasaran pembangunan ke depan,” ucap Wakil Wali Kota Solok, Dr. Ramadhani Kirana Putra, membuka kegiatan bimbingan teknis dan pendampingan penatausahaan keuangan daerah menggunakan SIPD, bertempat di Auditorium Rocky Hotel Padang, Kamis (28/10).

Wawako juga mengapresiasi dilaksanakannya kegiatan Bimbingan Teknis dan Pendampingan Praktek Pelaksanaan Penatausahaan Keuangan Daerah dengan menggunakan modul Sistem Informasi Keuangan Daerah (SIKD) yang terintegrasi pada Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) bagi Bendahara Pengeluaran dan PPK-SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Solok ini.

“Bagaimanapun praktik pelaksanaan pengelolaan keuangan daerah dengan menggunakan aplikasi sistem informasi akan jauh lebih baik, efisien dan efektif dibandingkan apabila dilaksanakan secara manual,” tuturnya.

Wawako berpesan kepada seluruh peserta agar bimbingan teknis ini dapat diikuti dengan sungguh-sungguh dengan menerapkan prinsip “pelajari, pahami, terapkan dan pertanggungjawabkan”.

“Bimtek ini dilakukan upaya dalam mempersiapkan sumber daya aparatur yang profesional, dan mampu mengaplikasikan di masing-masing perangkat daerah, sehingga tidak ada lagi kendala dalam penerapan dan penggunaan sistem ini untuk menghasilkan layanan informasi pemerintahan daerah yang saling terhubung dan terintegrasi dengan berbasis elekronik dapat dicapai,” harapnya.

Penatausahaan keuangan melalui aplikasi SIPD berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 77 tahun 2020 menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah. SIPD menjadi sesuatu yang baru bagi organisasi perangkat daerah (OPD) khususnya penatausahaan.

Peran seluruh pengelola keuangan di OPD sangat penting sebelum dokumen pembayaran diserahkan kepada Badan Keuangan Daerah. Disamping itu, aplikasi SIPD ini juga lebih memudahkan OPD dalam penatausahaan keuangan.

Bimtek pengelolaan keuangan daerah tersebut menghadirkan narasumber dari Ditjen Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri RI, diikuti 95 orang Bendahara Pengeluaran dan PPK-SKPD se-Kota Solok sebagai peserta. (dd)

Tags: , , , , , , , ,