Penggunaan Spektrum Frekuensi Radio Harus Sesuai Dengan Aturan Yang Berlaku

Penggunaan Spektrum Frekuensi Radio Harus Sesuai Dengan Aturan Yang Berlaku

Solok, (InfoPublikSolok) – Guna meningkatkan pemahaman dan pengetahuan masyarakat pengguna spektrum frekuensi radio, Dinas Kominfo Kota Solok adakan sosialisasi mengenai ketentuan hukum dan aturan yang berlaku. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula SMP N 2 Kota Solok, Minggu (20/12/2020).

Acara yang diselenggarakan dengan protokol kesehatan tersebut, dibuka Walikota Solok yang diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Solok, Zulfadli. Hadir Ketua Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Daerah Sumatera Barat, Yuliarman, Ketua ORARI Lokal Solok, Nasril In Dt. Malintang Sutan, Kepala Bidang IKP Yon Hasdian.

Sosialisasi tersebut menghadirkan narasumber Kusmono, dari Balmon SFR Kelas II Padang dan Surya Darma, dari ORARI Daerah Sumatera Barat, dengan peserta BPBD, Satpo PP dan Damkar Kota Solok, anggota ORARI Lokal Solok dan masyarakat pengguna spektrum frekuensi radio Kota Solok.

Dalam sambutannya Kepala Dinas Kominfo Zulfadli memaparkan berkembangnya kemajuan teknologi komunikasi dan penerapan sistem informasi yang menggunakan spektrum frekuensi radio bersifat terbatas, maka diperlukan pengaturan dalam penggunaan spektrum frekuensi radio.

“Penyelenggaran spektrum frekuensi radio harus diatur sedemikian rupa mulai dari perencanaan, penetapan dan perizinan serta standar perangkat yang dipakai,” lanjut Zulfadli.

Frekuensi radio adalah sumber daya alam yang terbatas sehingga harus dikelola dengan baik sehingga tidak ada lagi penggunaan frekuaensi yang tidak sesuai aturan. Pemerintah mempunyai tanggungjawab dalam hal penggunaan spektrum frekuensi yang merupakan sumber daya alam terbatas dan stategis serta mempunyai nilai ekonomis tinggi yang harus di kelola secara efektif dan efisien.

Senada dengan pemaparan Kadis Kominfo, Kepala Bidang IKP Yon Hasdian dalam sambutan sebagai panitia pelaksana, menjelaskan maksud pelaksanaan sosialisasi untuk memberi pemahaman kepada masyarakat pengguna spektrum frekuensi radio dan tata cara perizinannya demi terwujudnya tertib pengunaan spektrum radio, serta bebas dari ganguan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Pada kesempatan tersebut Narasumber dari Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kelas II Padang, Kusmono menjelaskan siapapun pengguna pemancar radio mutlak harus tunduk pada ketentuan yang ada secara utuh dan konsekuen. “Frekuensi radio tidak terlihat mata namun terasa dampak/manfaatnya, penggunaannya harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Kusmono.

Surya Darma dalam materinya menjelaskan tentang pengetahuan teknis penggunaan perangkat amatir radio dalam berkomunikasi. “Dalam melakukan komunikasi radio ada beberapa hal yang harus diperhatikan, seperti moda yang digunakan, frekuensi yang akan digunakan, serta jangan melakukan tuning pada frekuensi yang sedang digunakan,” sampai Surya.

Aturan aturan yang harus diperhatikan oleh pengguna spektrum frekuensi radio antara lain UU No. 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi, Peraturan Pemerintah No. 52 Tahun 2000 tentang penyelenggaraan telekomunikasi, Peraturan Pemerintah No. 53 tahun 2000 tentang spektrum frekuensi, Keputusan Mentri Perhubungan No. KM 3 Tahun 2001 tentang persyaratan Teknis Alat & Perangkat Telekomunikasi, dan Permen Kominfo No 33/PER/M.Kominfo/08/09 tentang penyelenggaraan amatir radio.

Kegiatan sosialisasi dilanjutkan dengan diskusi antara peserta dengan narasumber tentang aturan aturan terkait pemanfaatan spektrum frekuensi radio serta hal lain yang ditemui dilapangan. (Eg)

Tags: , , , , , , , , ,