Penguatan Kesehatan dan Produktifitas Kerja

Penguatan Kesehatan dan Produktifitas Kerja

Solok, (InfoPublikSolok) – Dinas Kesehatan adakan pertemuan penguatan upaya kesehatan dan produktifitas kerja institusi tahun 2020, Selasa (13/10/2020)  di aula Hotel Taufina Kota Solok.

Acara ini dihadiri oleh plt Kepala Dinas Kesehatan Dessy Syafril, Kabid P2 dan Kesmas Pepy Ledy Soffiany, Kepala Seksi Kesling Kesja OR Despa Wildawati, beserta staf. Jumlah peserta yang hadir di acara ini 29 orang yang terdiri dari kader Pos Upaya Kesehatan Kerja (UKK) se-Kota Solok

Acara ini dibuka oleh Dessy Syafril, beliau mengatakan dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan dan produktivitas pekerja, Kementerian Kesehatan sebagai instansi pemerintah berkewajiban memberikan pelayanan kesehatan pada masyarakat termasuk pekerja di sektor informal. Upaya pelayanan kesehatan pada masyarakat pekerja di sektor informal melalui pengembangan kemitraan dan pemberdayaan masyarakat pekerja dalam bentuk Pos UKK.

Pos UKK merupakan upaya pelayanan kesehatan kerja dasar bersumber daya masyarakat dalam menjalankan kegiatannya meliputi upaya promotif, preventif dan pengobatan sederhana yang bersifat pertolongan pertama pada kecelakaan dan pertolongan pertama pada penyakit. “Pembinaan Puskesmas terhadap pos UKK dilakukan dengan mengirim tenaga pendamping yang datang secara berkala. Jika peran pos UKK dapat dioptimalkan melalui pemberdayaan masyarakat yang terhadap kesehatan, maka akan menjadi model bagi perlindungan terhadap kesehatan dan keselamatan para pekerja sektor informal yang selama ini memang belum ada,” ungkap Dessy Syafril

Adapun sambutan dari  dr. Pepy Ledy Soffiany beliau mengatakan Setiap jenis dan tempat pekerjaan mempunyai risiko yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan, termasuk pekerja di sektor informal.  Pada umumnya pekerja di sektor informal kurang memiliki kesadaran dan pengetahuan akan bahaya di lingkungan kerja, metoda kerja, lingkungan tempat kerja yang memenuhi standar kesehatan dan keamanan bekerja.           

Pekerja pada sektor informal pada umumnya belum mendapatkan pelayanan kesehatan seperti yang diharapkan. Selama ini, para pekerja yang mengalami gangguan kesehatan hanya diberikan layanan secara kuratif oleh pelayanan kesehatan dasar, yang pembiayaannya ditanggung oleh perusahaan dimana para pekerja bekerja, atau dibiayai sendiri oleh pekerja yang bersangkutan. “Upaya untuk pencegahan agar gangguan kesehatan yang dialami para pekerja sektor informal ini tidak terulang kembali belum banyak dilakukan karena keterbatasan ketampilan petugas, peralatan medik, dan teknis lingkungan,” tutur Pepy Ledy

Dilanjutkan pembahasan oleh Despa Wildawati, beliau mengatakan tujuan pembentukan Pos UKK yaitu untuk Mewujudkan masyarakat pekerja yang sehat dan produktif melalui : Peningkatan pengetahuan masyarakat pekerja tentang kesehatan kerja dan menerapkan PHBS dalam bekerja. Peningkatan pengetahuan kemampuan masyarakat pekerja untuk menolong dirinya sendiri. Mendekatkan pelayanan kesehatan kerja yang dilaksanakan oleh kader, masyarakat pekerja dan tenaga kesehatan yang terlatih kesehatan kerja dan Peningkatan kewaspadaan dan kesiapsiagaan masyarakat pekerja terhadap risiko dan bahaya akibat kerja yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan. (es)

Tags: , , , , , ,