Perilaku Hidup Sehat dan Bersih Wujudkan Masyarakat Siaga Aktif

Perilaku Hidup Sehat dan Bersih Wujudkan Masyarakat Siaga Aktif

Solok, (InfoPublikSolok) – Kelurahan Aro IV Korong bekerja sama dengan Puskesmas KTK menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Kelurahan Siaga Aktif di Aula Kantor Lurah Aro IV Korong, Rabu (17/7). Acara ini dihadiri oleh Lurah, Petugas Promkes Puskesmas KTK, Pengurus Kelurahan Siaga Kelurahan Aro IV Korong serta beberapa mahasiswa KKN UNAND.

Pada pembukaan, Lurah Aro IV Korong Sriyanur Nuras menyampaikan beberapa hal penting terkait Kelurahan Siaga. Salah satunya menyampaikan tentang pola hidup bersih dan sehat yang merupakan salah satu unsur dari Kelurahan Siaga Aktif. Pengetahuan dan kesadaran masyarakat untuk hidup bersih merupakan awal dari hidup sehat.

“Dengan pembinaan Kelurahan Siaga Aktif ini, maka makin bertambah pula pengetahuan dan kesadaran masyarakat Kelurahan Aro IV Korong akan pentingnya hidup bersih dan sehat,” jelasnya.

Secara umum Kelurahan siaga adalah kelurahan yang penduduknya memiliki kesiapan sumber daya, kemampuan serta kemauan untuk mencegah dan mengatasi masalah kesehatan, bencana, dan kegawatdaruratan kesehatan secara mandiri. Ada tiga unsur penting dari Kelurahan Siaga Aktif yaitu pelayanan kesehatan dasar, pemberdayaan masyarakat, dan perilaku hidup sehat dan bersih.

Materi yang diberikan oleh Petugas Promkes Puskesmas KTK Iswardi menjelaskan tentang pencegahan penyakit DBD. Seperti yang diketahui penyakit DBD adalah penyakit menular disebabkan oleh virus Dengue dan ditularkan oleh nyamuk Aedes Aegypti yang umumnya menyerang anak-anak yang dapat menyebabkan kematian.

“Untuk mencegah agar nyamuk Aedes Aegypti tidak berkembang biak maka dapat dilakukan kegiatan 4M yaitu Menutup tempat penyimpanan air, menguras/ membersihkan tempat penyimpanan air, mengubur/ menyingkirkan barang bekas dan Memantau jentik nyamuk,” ujarnya.

Lebih lanjut Iswardi mengatakan, ada beberapa tips penting yang bisa dipraktekkan sendiri oleh para perokok, salah satunya yaitu tips mengatasi habit (kebiasaan).

“STOP artinya mengatakan berhenti pada diri sendiri, THINK (berfikir) yaitu mengulangi alasan berhenti merokok dan mengatakan pada diri sendiri bahwa mampu mengatasi, ACT (beraksi) seperti meletakkan sesuatu di mulut (minum air, makan permen, atau es), membiarkan tangan sibuk, bergerak, bangun dan berjalan, hubungi teman yang dapat menolong, menguap, berkeluh kesah dan menarik napas dalam-dalam. Intinya, hidup bersih dan sehat itu dapat terwujud kalau ada kemauan dari diri sendiri untuk memulainya,” pungkas Iswardi. (ap)

Tags: , , , , ,