Persiapan Kota Solok Raih Kota Sehat “Swastisaba Wistara III” 2019

Persiapan Kota Solok Raih Kota Sehat “Swastisaba Wistara III” 2019

Solok, (InfoPublikSolok) – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) selaku tim koordinasi dan tim pembina bersama Dinas Kesehatan menyelenggarakan persiapan Kota Solok untuk meraih Kota Sehat tahun 2019 yang dilaksanakan di Aula Dinas Kesehatan, Rabu, (27/2/2019) Kegiatan ini diikuti oleh OPD terkait dan unsur masyarakat.

Penghargaan kota sehat merupakan penghargaan dwi tahunan tingkat nasional yang dilaksanakan melalui berbagai kegiatan dengan memberdayakan masyarakat melalui suatu forum yang difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten/Kota yang dibentuk mulai dari tingkat kabupaten/kota, kecamatan sampai kelurahan yang tertuang dalam peraturan Bersama Mendagri dan Menteri Kesehatan Nomor 34 Tahun 2005 tentang Penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat.

Selama 8 tahun terakhir Kota Solok sudah berhasil meraih empat kali penghargaan Kota Sehat, yakni berturut-turut dari tahun 2011, 2013, 2015 dan 2017.  Untuk tahun 2019 ini Kota Solok menargetkan meraih kategori Kota Sehat Swastisaba Wistara III dengan 7 tatanan.

Tatanan yang diusulkan adalah, (1) kawasan pemukiman, sarana dan prasarana umum, (2) kawasan sarana lalu lintas tertib dan pelayanan transportasi, (3) kawasan industri dan perkantoran sehat, (4) kawasan pariwisata sehat, (5) ketahanan pangan dan gizi, (6) kehidupan masyarakat sehat yang mandiri dan (7) tatanan kehidupan sosial yang sehat.

Pada kesempatan ini, Bappeda Kota Solok yang diwakili oleh Kabid Sosial Budaya, Zahirman, SE, M.Si meminta agar OPD dan unsur terkait dapat memberikan dukungan sesuai dengan bidang dan fungsinya dalam bentuk data dan dokumen. Dukungan tersebut bertujuan untuk dapat mewujudkaan Kota Solok meraih penghargaan kelima kalinya.

“Dokumen dan data pendukung diupload pada aplikasi swastisaba Provinsi Sumatera Barat dan akan diverifikasi oleh tim provinsi dan selanjutnya apabila lolos, akan diusulkan ke tingkat nasional,” jelas Zahirman.

Kepala Dinas Kesehatan dr. Ambun Kadri, M.KM selaku dinas teknis memaparkan tatanan, indikator, dokumen yang harus disiapkan dan penanggung jawab dari masing-masing tatanan tersebut. Diantaranya, untuk tatanan kawasan permukiman, sarana dan prasarana sehat dengan beberapa indikator (indeks kualitas udara, kondisi kebersihan sungai, dsb) dan penanggung jawab seperti Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PUPR dan Dinas Perkim. (rp)

Tags: , , , , ,