Persiapan Re Akreditasi Puskesmas Tanah Garam dan Puskesmas Tanjung Paku

Persiapan Re Akreditasi Puskesmas Tanah Garam dan Puskesmas Tanjung Paku

Solok, (InfoPublikSolok) – Sesuai dengan fungsinya, Puskesmas dituntut untuk meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat sehingga pelayanan yang diterima masyarakat sesuai standar dan mampu memberikan kepuasaan yang maksimal.

Untuk mencapainya, Kementerian Kesehatan RI mengharuskan semua sarana pelayanan milik Pemerintah dan Swasta sudah terakreditasi sebagai tanda sarana pelayanan kesehatan tersebut memenuhi standar yang telah ditetapkan.

“Sesuai amanat Permenkes No. 46 Tahun 2015 bahwa Puskesmas yang telah terakreditasi akan dilakukan akreditasi ulang atau re akreditasi setiap tiga tahun sekali,” kata dr. Hiddayaturrahmi, M.Kes pada kegiatan bimbingan teknis persiapan re-akreditasi Puskesmas di Aula Puskesmas Nan Balimo, Senin (1/4/2019).

“Semua Puskesmas di Kota Solok sudah terakreditasi, Puskesmas Tanah Garam dan Puskesmas Tanjung Paku terakreditasi tahun 2016, sedangkan Puskesmas KTK dan Puskesmas Nan Balimo terakreditasi tahun 2017,” lanjutnya.

Kabid PPSDK Dinas Kesehatan Kota Solok ini melanjutkan, karena akreditasi Puskesmas dilakukan setiap tiga tahun, sehingga tahun 2019 ini waktunya untuk re akreditasi Puskesmas Tanah Garam dan Puskesmas Tanjung Paku.

“Semua komponen Dinas Kesehatan bertekad mewujudkan re akreditasi (survey ulang) ini dengan target maksimal re akreditasi paripurna,” tuturnya optimis.

Melalui pelatihan pemahaman instrumen re akreditasi dengan narasumber langsung dari surveyor provinsi ini, hiddayaturrahmi berharap, didapat gambaran tentang apa yang harus disiapkan dalam rangka re akreditasi, sehingga semua komponen dapat bergerak aktif dan maksimal.

Kegiatan bimbingan teknis persiapan re-akreditasi Puskesmas ini diikuti sebanyak 65 orang petugas Puskesmas dan tim pendamping akreditasi Dinkes Kota Solok, dengan narasumber dr. Prima Nofeki Syahrir, MM yang merupakan surveyor Provinsi Sumatera Barat.

Bimbingan teknis ini dilakukan dalam rangka mengidentifikasi persyaratan yang harus dipenuhi Puskesmas agar dapat optimal mempersiapkan proses survei ulang serta pemahaman tentang prinsip-prinsip untuk menerapkan perbaikan mutu berkesinambungan (Continous Quality Improvement), manajemen risiko dan keselamatan pasien di Puskesmas.

“Bimtek ini dilakukan agar puskesmas tidak jalan di tempat setelah mendapatkan status terakreditasi, namun tetap terus menerapkan prinsip peningkatan mutu yang berkesinambungan dalam pemberian pelayanan kepada masyarakat, “ tutur narasumber.

dr. Prima mengingatkan, untuk tercapainya re akreditasi paripurna ini harus dengan kerjasama tim yang solid dan yang tak kalah penting, Puskesmas telah melaksanakan seluruh rekomendasi dari proses survei akreditasi sebelumnya.

“Re akreditasi yaitu survei ulang akreditasi, survei ini dilakukan paling lambat satu bulan sebelum masa berlaku sertifikat habis, seluruh rekomendasi yang diberikan oleh surveyor pada survei sebelumnya sudah ditindaklanjuti,” jelasnya. (es)

 

 

Tags: , , , , ,