Info Publik Solok

Media Informasi Masyarakat Kota Solok

2 Maret 2024

Pertemuan Jejaring Tatalaksana Pencegahan Hipertensi

Pertemuan Jejaring Tatalaksana Pencegahan Hipertensi

Solok, (InfoPublikSolok) – Dinas Kesehatan Kota Solok melalui Seksi Penyakit Tidak Menular (PTM) mengadakan pertemuan Jejaring Tatalaksana Pencegahan Hipertensi pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kota Solok di Aula dr. Umar Ismail Rivai, Dinas Kesehatan Kota Solok, Rabu (29/11).

Tujuan dari pertemuan ini diadakan agar tercapainya Standar Pelayanan Minimal (SPM) pada pelayanan kesehatan bagi penderita Hipertensi. Jejaring tatalaksana ini juga bertujuan agar adanya pengendalian faktor resiko penyakit hipertensi.

Ns. Jalisnawati, S.Kep selaku Sub Koordinator PTM Dinas Kesehatan Kota Solok membuka pertemuan, menyampaikan bahwa selama bulan Oktober dan November tahun 2023 seluruh OPD di masing-masing wilayah kerja Puskesmas se-Kota Solok telah dilakukan pemeriksaan Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular.

“Dari total yang diperiksa yaitu 1.289 orang, 25,8% atau sebanyak 332 orang ditemukan tekanan darahnya di atas normal, maka perlu diadakan pertemuan jejaring tatalaksana hipertensi ini bagi OPD agar tekanan darah dan gula darah yang diatas normal bisa diturunkan atau dikontrol sehingga tidak mengganggu produktifitas dalam bekerja,” tutur Jalisnawati.

Peserta jejaring tatalaksana hipertensi ini sebanyak 37 orang dengan meliputi seluruh OPD yang ada di Kota Solok.

Kegiatan jejaring tatalaksana ini menggunakan metode pemberian materi dan diskusi bersama narasumber ahli Ketua PDUI Cabang Sumatera Barat dr. H. Syafruddin, MARS.

Syafruddin mengatakan bahwa hanya 3 dari 10 penderita Hipertensi dan DM yang terdeteksi, selebihnya tidak mengetahui bahwa dirinya sakit karena tidak ada gejala dan tanda sampai terjadi komplikasi. Dari 3 penderita tersebut hanya 1 orang yang berobat rutin.

“Untuk penyakit hipertensi ada beberapa faktor risiko yang dapat kita ketahui, mulai dari kebiasaan merokok, kegemukan, stress, faktor asupan garam, dan faktor tingkat konsumsi karbohidrat dan lemak,” tutur Syafruddin.

“Penanganan hipertensi membutuhkan waktu yang lama, bahkan seumur hidup dan harus terus menerus konsisten, hal ini membutuhkan komitmen yang tinggi untuk hasil yang baik. Itulah mengapa dokter tidak akan bosan mengingatkan untuk terus menaati jadwal minum obat darah tinggi anda, sekali lagi ini untuk kebaikan anda,” lanjut Syafruddin. (ya/r)

Tags: ,
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan