Info Publik Solok

Media Informasi Masyarakat Kota Solok

2 Maret 2024

Perubahan Persetujuan Lingkungan RSUD M. Natsir, DLH Ikuti Rakor ke Provinsi

Perubahan Persetujuan Lingkungan RSUD M. Natsir, DLH Ikuti Rakor ke Provinsi

Solok, (Info Publik Solok) – Seluruh rumah sakit dan tempat pelayanan kesehatan yang ada di Kota Solok diminta untuk tidak membuang limbah berbahaya dan beracun (B3) medis sembarangan di lingkungan atau TPS umum, sebab berbahaya bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat sekitar.

Bahaya limbah B3 terhadap lingkungan dapat mencemari air, tanah maupun udara. Sedangkan untuk kesehatan akan berdampak terhadap gangguan sistem pernapasan dan pencernaan, sistem tumbuh kembang anak serta gangguan jaringan paru-paru dan hati.

RSUD Mohammad Natsir Kota Solok mengajukan perubahan persetujuan lingkungan dengan mengintegrasikan rincian Teknis Penyimpanan Sementara Limbah B3 (TPS LB3) ke dalam dokumen lingkungan dan perlu dilakukan pembahasan dan pemeriksaan dokumen rincian teknis tersebut sesuai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku sebagai dasar untuk penerbitan perubahan persetujuan lingkungan.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Solok melakukan koordinasi ke Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Barat yang dihadiri oleh Asril, SE, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah Dan Pengendalian Limbah Bahan Berbahaya Dan Beracun (B3) di Jl. Khatib Sulaiman No. 22 Padang, Aula DLH Provinsi Sumatera Barat, pada Kamis (30/11).

Rapat koordinasi ini membahas serta melakukan pemeriksaan rincian teknis TPS limbah B3 RSUD M. Natsir Kota Solok dalam rangka perubahan persetujuan lingkungan.

Pemeriksaan dokumen rincian teknis tersebut sesuai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku sebagai dasar untuk penerbitan perubahan persetujuan lingkungan.

“ Penanganan permasalahan limbah medis saat ini seharusnya tidak lagi dianggap sebagai pesoalan pada sektor kesehetan semata, tapi menjadi tanggung jawab kita semua, tanggung jawab bersama. Untuk itu perlu dukungan dan komitmen dari semua pihak agar masalah limbah medis ini bisa terselesaikan dengan baik karena dampaknya pada masalah kesehatan terutama pada masyarakat sekitarnya,” jelas Asril.

Pemeriksaan dokumen akan diperiksa oleh bidang terkait pada instansi Dinas Lingkungan Hidup maka tim teknis akan meneliti kelengkapan dari ketentuan yang dipersyaratkan dan kevalidan berkas, jika memenuhi syarat diproses, jika tidak memenuhi syarat dikembalikan kepada Pemohon untuk diperbaiki/dilengkapi. Tim Teknis melakukan verifikasi lapangan ke Tempat Penyimpanan Sementara Limbah B3 (TPS Limbah B3) dan membuat berita acara verifikasi lapangan yang menyatakan layak teknis atau tidak.

“ Guna memastikan rumah sakit dan tempat pelayanan kesehatan yang ada di Kota ini sudah ditangani dengan tepat, minta kepada Dinas terkait untuk mengecek seluruh rumah sakit dan tempat pelayanan kesehatan apakah sudah benar-benar memastikan sampah limbah B3 medisnya sudah ditangani dengan tepat dan tidak dibuang sembarangan,” tambahnya. (nsd/c)

Tags: , , ,
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan