Peserta Benchmarking Diklat PIM IV Kunjungi Diskominfo

Peserta Benchmarking Diklat PIM IV Kunjungi Diskominfo

Solok (Info Publik Solok) – Berbagai terobosan dan inovasi yang dilakukan oleh Dinas Kominfo ternyata mengundang peserta Benchmarking Diklat PIM IV dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Riau menjadikan Dinas ini salah satu locus kegiatan mereka. Kegiatan berlangsung di aula Diskominfo, Kamis  (03/10).

Rombongan yang berjumlah dua belas orang tersebut diterima oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Kominfo, Lusya Adelina yang didampingi oleh Kepala Bidang serta Kepala-kepala Seksi dilingkungan Dinas Kominfo.

Sekretaris Diskominfo dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada peserta Benchmarking Diklat PIM IV dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Riau, dan memaparkan tentang pengembangan inovasi yang telah dilakukan oleh Dinas Kominfo Kota Solok. “Dinas Kominfo Kota Solok telah melakukan pembangunan dan pengembangan beberapa aplikasi, dalam rangka pengelolaan tata pemerintahan maupun pemberian layanan publik kepada masyarakat,” ujar Lusy.

Kepala Bidang Aptika Dinas Kominfo, Feri Agriadi lebihlanjut menjelaskan, inovasi aplikasi pada Dinas Kominfo ada dua bentuk aplikasi yaitu aplikasi yang ide dan pembangunannya dilakukan sendiri oleh programer Dinas Kominfo, dan ada juga aplikasi yang merupakan replika atau pengembangan dari aplikasi pusat/kementerian ataupun dari daerah lain.

“Aplikasi Sistem Informasi Naskah Dinas Elektronik (Sinadine) adalah salah satu aplikasi yang dibangun langsung oleh Programer Dinas Kominfo Kota Solok. Aplikasi Sinadine menyediakan templet untuk pembuatan naskah dinas yang sering digunakan dilingkungan Pemerintahan Kota Solok dan sedang dikembangkan untuk dilengkapi dengan tanda tangan elektronik sehingga kedepan penandatangan tidak dibatasi ruang dan waktu serta kita bisa meminimalisir penggunaan kertas untuk percetakan surat”, jelas Feri.

Sekretaris Diskominfo menambahkan “dengan adanya tandatangan elektronik tidak ada lagi alasan surat terlambat sebab pejabat penandatangan tidak ada ditempat karena mereka bisa meng-akses dan menandatangani surat kapan saja dan dimana saja,” ungkap Lusy.

Setelah pertemuan tersebut peserta Benchmarking Diklat PIM IV dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengunjungi ruang e-Gov Monitoring Room (EMR) yang lokasinya di kantor Balaikota Solok. (eg)

Tags: , , , , ,