Peserta Diklat PIM III Provinsi Sumut Kaji Tiru ke Kota Solok

Peserta Diklat PIM III Provinsi Sumut Kaji Tiru ke Kota Solok

Solok, (InfoPublikSolok) – Dinas Kesehatan Kota Solok menerima kunjungan dari rombongan peserta Diklat Kepemimpinan tingkat III Provinsi Sumatera Utara dalam rangka kegiatan Benchmarking (penolakukuran) pada hari Senin (24/6/2019) di aula Dinas Kesehatan.

Kunjungan peserta Diklat Kepemimpinan tingkat III Provinsi Sumatera Utara yang berjumlah 12 orang tersebut, disambut langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Solok dr. Hj. Ambun Kadri, MKM didampingi Kabid PPSDK, dr. HiddayaturrahmI, M.Kes serta Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan, Ns. Hartini, S.Kep. M.Biomed

Koordinator kegiatan Bencmarking Diklat PIM III Provinsi Sumut, Rahman Nasution, M.Si dalam kata sambutannya menyampaikan kunjungan ini dalam rangka pembelajaran tentang inovasi dan best practise yang ada di Kota Solok untuk peserta Diklat PIM III Sumatera Utara khususnya mengenai program Public Safety Center (PSC) Solok Madinah Sehat Cara Revolusi untuk Sehat (Smash Care’s) 119.

Rahman mengatakan akan melaksanakan Kaji Tiru, khususnya mengenai PSC 119 ini untuk dapat dipedomani manajemennya dan di analogkan dengan kondisi di Provinsi Sumatera Utara.

Selanjutnya, dr. Hj. Ambun Kadri, MKM dalam sambutannya menerangkan tentang visi dan misi dari PSC 119 Smash Care’s yaitu, visinya “terwujudnya penanggulangan masalah kegawat daruratan dan bencana di kota solok dengan mengoptimalkan sistem pelayanan terpadu yang efektif dan efesien”.

“Misinya yaitu menggerakkan upaya penanggulangan yang lebih bernuansa pencegahan, kesiapsiagaan dari tanggap darurat sehari-hari maupun tanggap darurat bencana, mendorong kemandirian masyarakat untuk lebih akrab dan tanggap pada penanganan terhadap kejadian kegawat daruratan sehari-hari maupun bencana, meningkatkan pelayanan kesehatan kegawat daruratan dan bencana yang bermutu, merata, terjangkau dan profesional, memelihara dan meningkatkan kesehatan individu, keluarga, kelompok dan masyarakat beserta lingkungannya melalui upaya pemeliharaan yang mandiri, meningkatkan kemampuan SDM secara profesional,” terangnya.

Juga dijelaskan Motto dari Program PSC 119 Smash Care’s, yaitu “melayani dengan cerdas, cermat dan sepenuh hati.

PSC 119 Smash Care’s sudah memakai standar pelayanan menurut keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara  Nomor 63/KEEP/M.PAN/7/2003, yaitu standar pelayanan gawat darurat, standar pelayanan call center, standar pelayanan pengaduan masyarakat, standar pelayanan rujukan,” jelas Kadinkes.

Kadinkes menambahkan, personil PCS 119 Smash Care’s terdiri dari Dokter Umum ada 6 orang, Paramedis 52 orang, Sopir 10 orang, Call Center 18 orang.

“Sarana dan prasarana yang dimiliki meliputi, ruangan khusus Call Center di Dinas Kesehatan, mobil ambulan PSC 119 Smash Care’s sebanyak 2 unit, VC sebanyak 2 unit bekerjasama dengan Telkom, Hp Android, Laptop operasional Smash Care’s, Printer dan alat-alat kesehatan yang terdiri dari Tensimeter, Stetoskop, Ambu Bag, Heating Set, Termometer, Oksigen Mobile, Colar Neck, Minor Set, dll,” papar Ambun Kadri.

“Maklumat pelayanan PSC 119 Smash Care’s adalah, “Dengan ini kami menyatakan sanggup menyelenggarakan pelayanan kesehatan kegawat daruratan sesuai standar operasional pelayanan yang telah ditetapkan dengan penuh tanggung jawab,” tambahnya.

Acara penyambutan ditutup dengan pemberian Pin PSC 119 Smash Care’s oleh kepala Dinas Kesehatan  dr. Hj. Ambun Kadri, MKM kepada seluruh Peserta Diklat PIM III  (es)

Tags: , , , , , , ,