Piala Menpora Liga Pelajar U-16 Zona Sumbar : Langkah SSB PS OBOR Terhenti

Piala Menpora Liga Pelajar U-16 Zona Sumbar : Langkah SSB PS OBOR Terhenti

Solok, (InfoPublikSolok) – Impian Sekolah Sepakbola (SSB) PS OBOR U-16 untuk mewakili Sumatera Barat ke tingkat nasional pada Kompetisi Piala Menpora 2018 kandas pada tingkat Regional Provinsi yang digelar di Lapangan Sepakbola Brandon, Lapai, Kota Padang, (10 s/d 12 Agustus 2018).

Sebanyak sembilan tim sepakbola bertanding memperebutkan satu tiket di Liga Pelajar Piala Menpora U-16 tingkat Regional Provinsi Sumatera Barat.

SSB PS OBOR Kota Solok tergabung di Grup B, bersama SSB Putra Ranah Minang Padang dan SSB Jense Padang.

Kemudian di Grup A diisi oleh SSB Putra Luki Padang, SSB Perisai Payakumbuh dan SSB Talang United, Kabupaten Solok.

Terakhir, Grup C ditempati oleh SSB Tunas Harapan Kabupaten Agam, SSB PSL Padang dan SSB Koto Tangah, Tanjuang Ampalu.

Pertandingan pertama SSB PS OBOR Kota Solok melawan SSB Putra Ranah Minang Padang dimenangkan oleh PS OBOR U-16 dengan skor 1-0, gol tunggal kembali dicetak oleh M. Ikhsan yang sebelumnya tampil sebagai topscorer di tingkat Regional II Solok Raya.

Dilanjutkan pertandingan kedua melawan SSB Jense Padang, SSB PS OBOR menelan kekalahan dengan skor telak 4-1, satu gol balasan dicetak oleh Ari Gusnaldi P.

Dengan hasil satu kali menang dan satu kali kalah, dipastikan tim sepakbola PS OBOR U-16 gagal melaju ke babak Semifinal, karena kalah produktifitas gol dengan tim dari grup lain dalam perebutan satu tiket runner-up terbaik.

Juara Regional Sumatera Barat Piala Menpora U-16 Tahun 2018 berhasil direbut oleh SSB PSL Padang U-16 setelah mengalahkan SSB Perisai Payakumbuah U-16 pada Grand Final, Minggu (12/8) Sore.

Kemenangan SSB PSL Padang dengan dramatis melalui adu penalti skor (5-4), pada waktu normal permainan berkesudahan dengan skor 1-1. PSL Padang U-16 dipastikan berhak melaju ketingkat nasional mewakili Provinsi Sumatera Barat guna memperebutkan Piala Pelajar Menpora U-16 Tahun 2018 di Provinsi Bali pada akhir Agustus 2018 nanti.

“Inilah hasil yang harus kita terima, menang atau kalah itu sudah biasa dalam pertandingan. Anak-anak telah mempersembahkan permainan maksimal yang mereka miliki,” ungkap Jon Rifanos, selaku pelatih PS OBOR U-16.

Terlepas hasil yang diraih timnya, Coach Jon Rifanos menyoroti faktor non teknis kesiapan panitia turnamen yang masih asal-asalan dalam menyiapkan turnamen bergengsi ini.

“Dari segi kepanitiaan kami sebagai pelatih menilai masih banyak kekurangan, terutama kurangnya Petugas Kesehatan dan Petugas Keamanan. Kami juga mendengar wasit yang ditugaskan ternyata belum memiliki lisensi dari PSSI, semoga kekurangan ini jadi bahan evaluasi pada gelaran tahun depan,” ungkapnya.

“Kemudian dari segi teknis kami juga mengalami masalah, karena salah satu pemain inti kami Lio Heri Tri Kurniawan (libero) mendadak panas tinggi sejak pertama datang di Padang. Sehingga kami bawa ke rumah sakit,” tambahnya.

Turut hadir mendampingi skuad Tim Pelajar Kota Solok selama turnamen, Sekretaris Tim sekaligus Sekretaris Dispora Kota Solok, Drs. Mursal beserta manajer tim. (ep)

Tags: , , , ,