Program Budikdamber Tagana Kota Solok Mengundang Ketertarikan Banyak Pihak

Program Budikdamber Tagana Kota Solok Mengundang Ketertarikan Banyak Pihak

Solok, (InfoPublikSolok) – Basecamp II Markas Komando (Mako) Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Solok di Pandan Ujung hampir setiap hari di kunjungi oleh masyarakat dan berbagai pihak yang ingin belajar bagaimana mengembangkan program Budidaya Ikan Dalam Ember (Budikdamber) sebagai penunjang ekonomi keluarga di masa pandemik Covid-19.

Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Kesehatan Masyarakat Kota Solok Dr. Pepy Ledy Soffiany, MKM mengujungi Basecamp II Tagana Kota Solok setelah melakukan monitoring posyandu, Rabu (10/5). Hal ini dilakukan karena rasa ingin tahu dan antusiasme beliau untuk mengetahui bagaimana edukasi dari program Budikdamber itu sendiri.

Dr, Pepy mengungkapkan kesannya atas program yang Budikdamber yang di kembangakan oleh Tagana Kota Solok. “Keren, kreatif, dan sangat menginspirasi, Tagana Kota Solok mantap. Saya terkesan dengan adik-adik dari Tagana dengan inovasi yang mana biasanya Tagana hanya dikenal sebgai taruna siaga bencana sekarang sangat memotivasi masyarakat untuk bisa bertahan hidup dengan ketahana pangan untuk kedepannya apalagi dimasa pandemik ini”, tambahnya.

Program yang dijalankan oleh Tagana Kota Solok ini yang awalnya merupakan inisasi dan motivasi dari Ketua Umum Wahana Muda Indonesia (WMI) Handriansyah yang menberikan edukasi dan memberikan contoh Budikdamber kepada Tim Tagana. Ikan  yang dapat digunakan untuk Budikdamber adalah ikan yang tahan dalam kondisi kadar oksigen rendah seperti: ikan lele, patin, betook, gabus, dan gurame.

Untuk tanaman yang bisa ditanam juga tergantung jenis media yang digunakan. Apabila menggunakan media arang, jenis tanaman yang bisa dibudidayakan diantaranya kangkung, genjer, dan bayam brazil. Apabila menggunakan media Arang, Kain dan Tanah (AKT) bisa digunakan untuk menanam semua jenis tanaman.

Nanda Bro selaku Koordinator Tagana Kota Solok mengatakan “Kami saat ini sedang mencoba mengembangkan media tanam hidroponik yang memanfaatkan barang bekas seperti botol air mineral yang akan digunakan untuk budidaya sayuran seperti kangkung dan selada. Kedepan juga akan dikembangkan kearah aquaponik yang lebih besar lagi,” ungkapnya.

Lanjutnya, “Harapan kita masyarakat bisa mencoba membudidayakan juga dirumah. Alangkah baiknya jika ketahanan pangan masyarakat Kota Solok dapat berkembang dengan sangat baik kedepannya,” pungkas Nanda. (kips)

Tags: , , , , , ,