Proses Administrasi Penerima BSU di Dinas Perkim

Proses Administrasi Penerima BSU di Dinas Perkim

Solok, (InfoPublikSolok) – Kementerian Ketenagakerjaan RI telah menerbitkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) RI Nomor 16 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Permenaker Nomor 14 Tahun 2020 tentang Pedoman Pemberian Bantuan Pemerintah Berupa Subsidi Gaji/Upah bagi Pekerja/Buruh (BSU) dalam Penanganan Dampak Covid-19.

Dalam Permenaker Nomor 16 Tahun 2021, BSU diberikan dalam bentuk uang sebesar Rp500 ribu per bulan selama dua bulan yang dibayarkan sekaligus. Permenaker ini juga menyebutkan, gaji atau upah sebagaimana dimaksudkan adalah gaji/upah terakhir yang dilaporkan oleh pengusaha atau pemberi kerja kepada BPJS Ketenagakerjaan dan tercatat di BPJS Ketenagakerjaan terdiri atas upah pokok dan tunjangan tetap.

Pekerja atau buruh yang akan mendapat bantuan harus memenuhi seluruh persyaratan yaitu WNI yang dibuktikan dengan NIK dan terdaftar sebagai peserta jaminan sosial tenaga kerja yang masih aktif di BPJS Ketenagakerjaan, yang dibuktikan dengan nomor kartu kepesertaan sampai dengan Juni 2021. Serta memiliki upah Rp3,5 juta/bulan di lokasi yang tengah menerapkan PPKM 3 dan 4.

Sebagai daerah yang memberlakukan PPKM level 3 dan 4 beberapa waktu lalu, Pemko Solok telah ditetapkan oleh Kemenaker sebagai instansi penerima BSU bagi Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) atau pegawai honorer.

Bank Tabungan Negara (BTN) Cabang Solok telah ditunjuk sebagai pihak ketiga untuk mencairkan bantuan subsidi gaji tersebut kepada Pegawai Honorer yang bekerja di Pemerintah Kota Solok.

Khusus untuk Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Solok, tercatat sebanyak 13 Pegawai Honerer yang akan menerima bantuan tersebut menurut pihak Bank BTN yang diwakili oleh Sdri. Dainty pada saat pengurusan administrasi di Kantor Disperkim Kota Solok, Selasa (05/10/2021).

Pihak BTN mengatakan, untuk bisa mencairkan Dana BSU ini maka setiap Peserta BPJS Ketenagakerjaan yang sudah terdaftar diwajibkan untuk memiliki Rekening Bank BTN terlebih dahulu sebagai persyaratan, nantinya penerima BSU akan memperoleh Buku Tabungan dan Kartu ATM.

Subsidi upah sebesar Rp1 juta bakal diberikan kepada 1 juta orang sebagai bantuan pemerintah di masa pandemi Covid-19. Data 1 juta calon penerima bantuan tersebut masuk dalam target 8,73 juta pekerja/buruh yang akan dapat subsidi upah yang anggarannya mencapai Rp8,8 triliun.

Semoga dengan adanya Bantuan Subsidi Gaji/ Upah ini dapat melindungi, mempertahankan, dan meningkatkan kemampuan ekonomi pekerja/ buruh dalam penanganan dampak pandemi Covid-19. (jt)

Tags: , , , ,