Sambut Hari Kesiapsiagaan Bencana, BPBD Gelar Mitigasi di SDN 16 Tanah Garam

Sambut Hari Kesiapsiagaan Bencana, BPBD Gelar Mitigasi di SDN 16 Tanah Garam

Solok, (InfoPublikSolok) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Solok melalaui personil Tim Reaksi Cepat (TRC) kembali adakan kegiatan pelatihan dan sosialisasi Mitigasi Bencana di SDN 16 Tanah Garam, Rabu (13/3/2019).

Sehubungan dengan ditetapkannya tanggal 26 April sebagai Hari Kesiapsiagaan Bencana, maka Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Solok telah menjadwalkan rangkaian kegiatan sosialisasi dan pelatihan Mitigasi Bencana ke sekolah-sekolah, khususnya ditujukan terhadap siswa Sekolah Dasar.

Hari Kesiapsiagaan Bencana adalah inisiasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Tujuannya adalah untuk mengajak semua pihak untuk melakukan latihan kesiapsiagaan bencana secara serentak. Dengan adanya Hari Kesiapsiagaan Bencana, diharapkan bisa membudayakan latihan secara terpadu, terencana dan berkesinambungan guna meningkatkan kesadaran, kewaspadaan dan kesiapsiagaan masyarakat menuju Indonesia Tangguh Bencana.

Kedatangan anggota TRC disambut antusias oleh seluruh siswa dan pihak sekolah. Kepala Sekolah SDN 16 Tanah Garam, Hj. Eva Yuha, S.Pd memberikan apresiasi kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Solok yang telah memberikan simulasi dan pemahaman mitigasi bencana kepada siswa dan guru.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Solok, Kenfilka SH, MH menyampaikan, bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan salah satu bentuk kegiatan yang dilaksanakan BPBD dalam rangka mengurangi resiko dampak bencana, terutama di kalangan siswa sekolah.

Kenfilka berharap agar siswa dan guru serius dan sungguh-sungguh saat mengikuti kegiatan sosialisasi ini. Kegiatan ini juga merupakan salah satu bentuk pelayanan dibidang kebencanaan, yaitu pelayanan pemberian informasi dibidang bencana, pelayanan pemberian sosialisasi edukasi terhadap masyarakat, dan pelayanan evakuasi terhadap masyarakat, terutama masyarakat rawan terdampak bencana. Melalui kegiatan ini diharapkan adanya peningkatan kapasitas bagi warga sekolah terutama siswa-siswa dan guru agar pengurangan resiko bencana dapat ditingkatkan. (aw)

Tags: , , , ,