Pemberlakuan PSBB, Sebagian Hotel Di Kota Solok Tutup

Pemberlakuan PSBB, Sebagian Hotel Di Kota Solok Tutup

Solok, (InfoPublikSolok) – Sejumlah Hotel yang terdapat di Kota Solok memilih untuk tutup sementara waktu akibat Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Hal tersebut dilakukan menyusul penyebaran Covid-19 semakin meluas dan berakibat terjadinya penurunan tamu secara drastis, banyak sektor usaha menurun dan yang paling parah terdampak yakni perhotelan serta jasa akomodasi di tempat wisata.

Kepala Seksi Industri Kreatif dan Pelayanan Jasa Dinas Pariwisata Kota Solok, Patrisia Juwita mengatakan, dalam rangka pencegahan covid-19 di Kota Solok, pihaknya telah mendatangi seluruh perhotelan dan pelaku ekonomi kreatif atau para pelaku usaha pariwisata yang ada di Kota Solok.

Patrisia menambahkan dari tiga buah hotel yang ada di Kota Solok untuk saat ini hanya satu hotel memilih untuk menghentikan operasionalnya yaitu hotel taufina, sedangkan Hotel Caredek dan Mami Hotel memilih utuk tetap beroperasi dengan tetap mematuhi protokol kesehatan sesuai yang di anjurkan oleh Dinas Kesehatan.

“Intinya, para pelaku usaha diharapkan dapat terus melakukan koordinasi dengan Dinas Pariwisata, untuk menangani dampak Covid-19 bagi dunia usaha dan kami berupaya secara maksimal agar tidak terjadi pemutusan hubungan kerja dengan karyawan,” ujar Patrisia.

Para pelaku usaha dapat terus memantau dan melaporkan dampak ekonomi akibat pandemi virus corona di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. “Untuk saat ini mari kita bersama-sama menghadapi masa sulit seperti sekarang dan mudah-mudahan pada saat pandemi Covid-19 berakhir, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif kembali bangkit dan lebih baik dari sebelumnya,” tandas Patrisia Juwita.

General Manajer Hotel Taufina Novalinda Lukman menjelaskan, bahwa semenjak Kementerian kesehatan menyetujui usulan dari Gubernur Sumatera Barat terkait kawasan Sumatera Barat akan dilakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Jumat (17/4) lalu, kami memilih untuk tutup sementara operasional di Hotel Taufina sampai batas yang belum ditentukan. Penutupan sebagai bagian dari peran industri hotel dan restoran untuk mengikuti arahan Pemerintah terkait kebijakan social distancing.

“Menurut kami hal yang paling penting saat ini adalah fokus pada pemulihan kondisi dari wabah Covid-19. Sebelumnya kami tetap buka seperti biasanya dan upaya pencegahan di pintu masuk hotel kami menempatkan Hand Sanitizer, di setiap kamar kami hanya membolehkan 2 urang tamu dengan dua tempat tidur yang terpisah, pokoknya kami selalu menggunakan aturan sesuai protokol kesehatan terkait penaganan Covid-19, berhubung posisi Hotel Taufina terdapat di jalan lintas sumatera membuat kami tidak bisa memantau setiap pengunjung yang datang seperti halnya pengunjung dari daerah luar Kota Solok,” ujar Novalinda.

Untuk mengantisipasi penyebaran virus corona terhadap karyawan dan keluarga karyawan, menajemen Taufina mengikuti arahan pemerintah dan dampak dari penutupan hotel Taufina kami terpaksa merumahkan sekitar 15 orang karyawan dan belum dapat memastikan kapan kebijakan penutupan hotel berakhir. (wh)

Tags: , , , , ,