Siap Tampung Aspirasi Masyarakat, Pemerintah Optimalkan Sistem Aduan SP4N LAPOR!

Siap Tampung Aspirasi Masyarakat, Pemerintah Optimalkan Sistem Aduan SP4N LAPOR!

Solok, (InfoPublikSolok) – Meski situasi saat ini dalam menghadapi pandemi Covid-19, pemerintah terus melakukan upaya optimalisasi layanan guna menampung aspirasi dan pengaduan masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan dilaksanakannya Rapat Koordinasi (Rakor) terbatas antara Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (PAN-RB) dengan 16 instansi/lembaga pengelola layanan aduan melalui Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional Layanan Pengaduan Online Rakyat (SP4N-LAPOR!), Rabu (8/4).

Rapat koordinasi diselenggarakan melalui Video Conference (Vicon) oleh Kementerian PAN-RB dengan peserta dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Keuangan, Kementerian Kesehatan, Kementerian Hukum dan HAM, BPJS Kesehatan, BPOM RI, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) RI.

Untuk Pemerintah Provinsi diikuti oleh Provinsi DKI Jakarta, Provinsi DI Yogyakarta dan Provinsi Kalimantan Selatan, sedangankan untuk pemerintah Kota/Kabupaten diikuti oleh Pemerintah Kota Semarang, Kota Bandung, Kota Solok, Kabupaten Kendal dan Kabupaten Solok.

Acara yang membahas tentang Kategori Laporan dalam aplikasi SP4N-LAPOR! dimulai pada pukul 09.00 WIB dipandu langsung oleh Kepala Subbidang Pelaksanaan dan Monitoring SP4N Kementerian PAN RB, Rosikin. Untuk Pemerintah Kota Solok diikuti oleh Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Solok, Lusya Adelina, yang di damping Kasi Opini dan Aspirasi Publik, Dedy Masry, selaku pengelola aplikasi Lapor! Pemko Solok.

Rosikin dari Kementerian PAN RB menjelaskan, pembaharuan topik pada aplikasi SP4N LAPOR! bertujuan untuk mewujudkan kesederhanaan dan keterwakilan. Menyederhanakan topik yang berulang dan bercampur. Pengelompokan dan perubahan topik agar dapat lebih mewakili laporan yang masuk.

“Dengan adanya penyederhanaan topik menjadi lebih representative, dapat memudahkan instansi pengelola dalam proses verifikasi, pengelompokan, pengolahan dan pemanfaatan data pengaduan, sampai dengan penyusunan rekomendasi dalam perbaikan pelayanan publik,” ujar Rosikin.

Pada kesempatan itu, Kasi Opini dan Aspirasi Publik yang mewakili pengelola Lapor! Pemerintah Kota Solok menyampaikan beberapa masukan untuk perbaikan kategori laporan aplikasi SP4N-LAPOR!. Diantaranya untuk kategori laporan sebaiknya di sederhanakan menjadi dua tingkatan yaitu kategori dan subkategori.

“Kategori dalam sebaiknya cukup dua tingkatan saja dan kategori yang ada disesuaikan dengan pembagian urusan pemerintah yang telah di atur dalam Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah,” tutur Dedy.

Vicom yang diselenggarakan oleh Kementerian PAN RB guna menghimpun masukan dari instansi pengelola sebagai pihak yang paling mengetahui jenis pengaduan dan kebutuhan pengelompokan topik pengaduan yang masuk melalui Aplikasi SP4N-LAPOR!, sebagai sarana penyampaian aspirasi dan pengaduan terkait layanan publik bagi seluruh rakyat Indonesia. (eg/ii)

Tags: , , , , , , , , , , ,