Sosialisasi Nilai Adat dan Budaya Minangkabau Khusus Salingka Nagari Solok

Sosialisasi Nilai Adat dan Budaya Minangkabau Khusus Salingka Nagari Solok

Solok, (InfoPublikSolok) –  Kelurahan Koto Panjang melaksanakan sosialisasi nilai adat dan budaya minangkabau khusus salingka nagari Solok, Jumat (26/07/2019). Acara dibuka oleh Lurah Koto Panjang  Ade Chandra Yuda, turut hadir Bundo Kanduang dan PKK Kelurahana  dengan narasumber Ketua LKAM H. Rusli KH Sulaiman.

Dalam materinya, H. Rusli KH Sulaiman sapaan akrab beliau Buya Rusli memberikan pemahaman akan arti dari Bundo Kanduang di Ranah Minang diberikan kepada perempuan yang memimpin suatu keluarga dalam Minangkabau baik sebagai Ratu maupun selaku Ibu dari raja (Ibu Suri), juga merupakan limpapeh rumah nan gadang. Wanita Minang yang mendiami rumah gadang adalah wanita yang dihormati /ditinggikan (anjuang adalah bagian yang ditinggikan pada rumah gadang) dalam desanya, karena dalam sistem matrilineal wanita / kaum ibu lah yang mewariskan suku kepada keturununnya kelak, tuturnya.

Lebih lanjut, Buya Rusli menyampaikan tentang “raso jo pareso” dimana hal ini sangat berkaitan erat dengan kehidupan sehari-hari kita di minang kabau, contoh dalam kehidupan sehari-hari kita di dalam masyrakat yang lekat dengan adat, tuturnya.

Pembahasan yang dibawakan oleh Buya Rusli mendapat apresiasi dari Ibu-Ibu Bundo Kanduang yang hadir pada saat sosialisasi, agar peran Bundo Kandung ini menjadi contoh dan panutan anak-anak di ranah minang terutama anak nagari yang akan menjadi harapan kita bersama kedepannya.

Salah seorang peserta sosialisasi, Irna mengatakan bahwa untuk saat sekarang ini banyak dari anak-anak kita yang kurang memahami adat kita ini sehingga ketika mereka dipanggil tidak menghirukan panggilan orang tuanya. Didalam pergaulan, kita juga harus menerapkan raso jo pareso juga agar terciptanya keharmonisan dalam kehidupan bertetangga dan beradat, tuturnya.

Harapannya dengan adanya sosialisasi ini para kaum Ibu juga bisa menerapkannya pada anak-anak dan berupaya semaksimal mungkin agar adat kita ini nantinya tidak hilang dimakan waktu. (da)

Tags: , , , , , ,