Temuan Mirip Jejak Harimau Kejutkan Warga Transad

Temuan Mirip Jejak Harimau Kejutkan Warga Transad

Solok, (InfoPublikSolok) – Warga Transad Kelurahan Kampung Jawa, Kota Solok dikejutkan dengan penemuan jejak yang diduga mirip dengan jejak Harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatrae), Rabu (6/4) sore.

Feri Agriadi selaku Camat Tanjung Harapan, membenarkan adanya temuan jejak kaki diduga satwa liar jenis Harimau Sumatera di ladang warga Transad, Kelurahan Kampung Jawa.

“Iya ada temuan jejak kaki diduga harimau berdasarkan laporan warga. Hanya ditemukan jejak dan tidak ada yang melihat satwanya. Juga sudah dilakukan pengecekan oleh petugas Bhabinkamtibmas ke lokasi,” kata Feri.

Lurah Kampung Jawa, Mukhrizon juga membenarkan adanya penemuan jejak kaki diduga harimau sumatera. “Kejadiannya diketahui pada Rabu (6/4/2022). Namun, tidak ada ternak warga yang diserangnya,” kata Mukhrizon.

Kalau dapat hewan ternak milik warga dimasukkan ke dalam kandang dan pintunya ditutup dengan rapi,” katanya.

Ia juga mengatakan, untuk masyarakat tidak sendirian berjalan kaki pada malam hari untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

“Kalau untuk ternak warga yang diserang diduga harimau berlokasi di Kabupaten Solok pada Kamis (7/4/2022). Tepatnya di Kenagarian Kuncir, Kecamatan X Koto di Atas.

Lebih lanjut, Ia menyebut, masih belum dipastikan apakah jejak harimau atau hewan buas lainnya, tim dari BKSDA sudah memasang kamera di lokasi ditemukannya jejak tersebut.

Terhadap temuan itu, pihaknya mengimbau warga yang bermukim di sekitar lokasi untuk lebih waspada. Sementara waktu diminta untuk tidak beraktifitas di perladangan.

Sementara itu, di Kabupaten Solok, tepatnya di Nagari Kuncia, Kecamatan X Koto Diatas yang berjarak lebih kurang tiga kilometer dari Transad Kota Solok, sapi milik salah seorang warga ditemukan mati diduga akibat dimangsa harimau, Kamis (7/4) pagi.

Kejadian ini, mengegerkan warga Kuncia dan sekitarnya. Dalam kejadian itu, BKSDA yang meninjau ke lokasi berdasarkan laporan warga Transad tersebut turut membenarkan jejak tapak yang pertama kali diketemukan dipastikan merupakan jejak harimau. Keyakinan itu jugalah yang membuat warga Kuncia yakin kematian sapi warganya merupakan ulah harimau.

BKSDA juga mengimbau agar warga sekitar tidak keluar sendiri, memasang penerang di dalam dan luar rumah, membuat meriam karbit atau petasan yang dinyalakan pagi dan sore hari dan perondaan dengan bunyi-bunyian.

Tags: , ,