Tertib Arsip, Perangkat Daerah Wajib Miliki JRA

Tertib Arsip, Perangkat Daerah Wajib Miliki JRA

Solok, (InfoPublikSolok) – Hampir sebagian besar orang jika mendengar istilah Arsip, otomatis timbul bayangan tumpukan kertas, penuh debu, ruangan yang kotor, penuh dengan kertas berserakan, sehingga arsip dipandang sebelah mata. Olehnya sebab itu, mulai hari ini kita harus sepakat dan berkomitmen menghilangkan stigma tersebut dengan menjadikan arsip sebagai rekaman kegiatan (Organisasi Perangkat Daerah) OPD yang perlu diselamatkan.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok Drs. Yul Abrar dalam sambutannya saat membuka acara Bimbingan Teknis Penyusunan Jadwal Retensi Arsip (JRA) yang digelar oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok, bertempat di Hotel Taufina Kota Solok, Selasa (18/6/2019).

“Sesuai dengan Undang-undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan dan Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2012, telah mengatur dan mewajibkan setiap lembaga negara, pemerintah daerah, BUMN/BUMD dan perguruan tinggi negeri untuk mengelola arsipnya dari sejak penciptaan, penggunaan, pemeliharaan hingga penyusutan guna menjamin ketersediaan arsip sebagai bahan akuntabilitas kinerja dan alat bukti yang sah,” tambah Yul Abrar.

Sementara Kepala Bidang Pembinaan dan Pengelolaan Teknologi Informasi Drs. Ernurzal M.Ag dalam laporannya menyampaikan bahwa Kegunaan JRA adalah sebagai alat kontrol untuk mengetahui dan mengidentifikasi kelas, bobot informasi dan nilai guna arsip sejak arsip diciptakan untuk penyusutan arsip dan penyelamatan arsip.

Ernurzal menambahkan kegiatan penyusunan Jadwal Retensi Arsip ini bertujuan untuk menyelamatkan pengelolaan kearsipan agar terciptanya tertib arsip, dan setiap pemerintah daerah harus memiliki JRA hal ini dijelaskan dalam pasal 48 UU No.43 Tahun 2009 tentang Kearsipan dan Peraturan Pemerintah No. 28 Tahun 2012 tentang Pelaksanaan UU No.43 Tahun 2009 tentang Kearsipan bahwa salah satu kewajiban yang harus dilaksanakaan baik oleh pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota adalah memiliki JRA.

“Diharapkan melalui kegiatan ini, dapat mendorong setiap Perangkat Daerah untuk bersunguh-sungguh dan serius menyusun JRA sesuai dengan tugas dan fungsi dari masing-masing OPD, sehingga dengan adanya JRA, OPD bisa menghindari arsipnya dari tumpukan kertas yang disimpan di gudang,” harap Ernurzal.

Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari pada Selasa dan Rabu (18-19 Juni 2019), dan peserta terdiri dari 30 orang berasal dari OPD di lingkungan Pemerintah Kota Solok, dengan nara sumber Sutiasni, S. Ap, M. Hum dari Lembaga Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). (kd)

Tags: , , , ,