Tomas dan Kader PKK Memiliki Peranan Penting dalam Atasi Masalah Kesehatan

Tomas dan Kader PKK Memiliki Peranan Penting dalam Atasi Masalah Kesehatan

Solok, (Info Publik Solok) – Dalam rangka untuk mencegah peningkatan kematian ibu dan bayi, Pemerintah Kota Solok melalui Dinas Kesehatan menggelar sosialisasi pendampingan ibu hamil. Dinkes adakan pendampingan Ibu Hamil ini berlangsung sejak Senin hingga Selasa (4-5 Oktober 2021) di ruang pertemuan Hotel Taufina.

Acara ini dihadiri oleh Kabid P2 dan Kesmas dr. Pepy Ledy Soffiany, MKM, Kasi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat, Ns. Aprinur Azwira, S.Kep beserta staf dengan menghadirkan peserta sejumlah 63 orang yang terdiri dari Camat, Lurah, PKK dan Kepala Puskesmas. Adapun narasumber dalam kegiatan ini Djaya Putra Gani, S.IP. Kasubag Administrasi Pemerintahan dan Fasilitasi Penataan Wilayah Bagian Pemerintahan Biro Pemerintahan Setdaprov. Sumbar.

Dalam sambutannya, dr. Pepy mengatakan salah satu rencana strategis program nasional adalah meningkatkan derajat kesehatan keluarga yang optimal dengan indikator sasarannya adalah menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Pendampingan ibu hamil merupakan salah satu program untuk menurunkan AKI dan AKB, melalui 10 program pokok PKK khususnya program kesehatan.

“Tokoh masyarakat, PKK dan kader memiliki peranan penting dalam mengatasi masalah kesehatan, khususnya dalam upaya menurunkan AKI dan AKB yang ada dimasyarakat, terutama dalam pembinaan di masyarakat melalui PKK RT atau RW dan Dasawisma,” jelas Pepy.

Keberhasilan menurunkan AKI dan AKB merupakan lanjutan dari keberhasilan bidang kesehatan, sejalan dengan hal ini penanganan masalah kesehatan khususnya ibu hamil, melahirkan dan bayi, tidak hanya oleh pemerintah saja, namun perlu keterlibatan dan dukungan dari pemangku kepentingan lainnya.

“Penurunan AKI dan AKB ini tidak hanya pada saat kehamilan, tentu dari dulunya harus kita perhatikan, dimana pasangan calon pengantin yang merupakan awal permulaan untuk mempersiapkan kehamilan, mereka harus mendapatkan pengetahuan tentang bagaimana mempersiapkan kehamilan yang sehat sehingga nantinya melahirkan generasi yang sehat dan mampu berdaya saing,” ujarnya.

Selanjutnya, dr. Pepy juga mengatakan melalui kegiatan sosialisasi pendampingan ibu hamil ini, yang merupakan kegiatan terintegrasi antara Dinas Kesehatan dengan PKK melalui kader Dasawisma yang merupakan lini terdepan kelompok terkecil dalam masyarakat.

“Kita berharap dapat bergandeng tangan mendampingi ibu hamil, ibu nifas dan sampai usia balita sehingga dapat melahirkan generasi sehat berprestasi,” tutup dr. Pepy. (es)

Tags: , , , ,