TP PPRG Kota Solok Mendapatkan Pelatihan Responsif Gender

TP PPRG Kota Solok Mendapatkan Pelatihan Responsif Gender

Solok, (InfoPublikSolok) – Keberhasilan pembangunan manusia Indonesia yang berkualitas diantaranya dapat dilihat dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebagai ukuran kualitas hidup yang diukur dari tiga indikator yaitu kesehatan, pendidikan, dan ekonomi menunjukkan perkembangan yang semakin membaik dari waktu ke waktu.

Pada tahun 2017, IPM  Kota Solok mencapai 78,33 % atau diatas dari IPM Provinsi Sumatera Barat (72,44 %). Sedangkan Indeks Pembangunan Gender (IPG) yang diturunkan dari IPM dan merupakan ukuran kesetaraan dan keadilan bagi perempuan dan laki-laki dalam mengakses, berpartisipasi, melakukan kontrol dan mendapatkan manfaat yang sama dalam pembangunan di Kota Solok. Pengarustamaan Gender (PUG) dalam pembangunan nasional dan dipertegas dalam UU No 5 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.

Untuk penyusunan Perencanaan Penganggaran yang Responsif Gender (PPRG) ini Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Solok telah membentuk Tim Penggerak  (TP PPRG) serta melaksanakan pelatihan bagi anggota TP PPRG selama tiga hari (6-8 Februari 2019) di Hotel Grand Rocky, Kota Bukittinggi.

Acara ini dibuka oleh Wakil Walikota Solok, Reinier didampingi Kepala Dinas PPPA, Delfianto beserta jajarannya dengan diikuti oleh lebih kurang 60 orang peserta (Bappeda, BKD, Inspektorat dan DPPPA ), dengan menghadirkan Narasumber dari Kementerian PPPA  Dra. Lieska Prasetya, M.Sc, dengan materi peran TP PPRG sesuai dengan Permendagri dan implementasinya serta konsep teori dan isu gender nasional.

Pelatihan ini juga menghadirkan  narasumber dari Bappeda Provinsi Sumatera Barat, Sonni Yulindra, MA, M.S.E, memberikan materi tentang Strategi pelaksanaan PPRG dan Henaldi, SP Dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sumatera Barat dengan materi memahami data terpilah dalam menyusun PPRG.

Adapun  tujuan dari Pelatihan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman anggota Tim Penggerak tentang Perencanaan Penganggaran yang Responsif Gender dan untuk  cara penyusunanan Gender Analisys Pathway (GAP) dan Gender Budget Statemen  (GBS) yang dapat menghasilkan program dan  anggaran OPD yang responsive gender melalui dokumen GAP dan GBS.

Memperkuat fungsi komponen pendukung Pengarusutamaan Gender, terutama Tim Penggerak PPRG yang berfungsi menggerakkan pelaksanaan Pengarusutamaan Gender di daerah melalui PPRG serta dan meningkatan pemahaman TP PPRG yang berperan dalam evaluasi perencanaan dan penganggaran di daerah serta meningkatkan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan PUG.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Solok berharap Anggota Penggerak/ Driver PPRG dapat menguatkan peran dan fungsi sebagai Tim Penggerak PPRG  dan dengan maksimal menggerakkan dan mendampingi OPD-OPD dalam penyusunan Anggaran yang Responsif Gender (ARG) di Kota Solok. (as)

Tags: , , , , , , ,