Info Publik Solok

Media Informasi Masyarakat Kota Solok

3 Maret 2024

Tulisan di Media Luar Ruang Masih Banyak Menyalahi Aturan

Tulisan di Media Luar Ruang Masih Banyak Menyalahi Aturan

Solok, (InfoPublikSolok) – Bahasa Indonesia adalah bahasa negara yang harus digunakan secara baik dan benar dalam penyelenggaraan negara.

Tuntutan penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar tidak hanya untuk keperluan naskah dinas pada instansi pemerintah, akan tetapi juga diperlukan dalam komunikasi resmi pemerintah di media Luar Ruang.

“Penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam komunikasi resmi pemerintahan akan meningkatkan martabat Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Negara dan mempertegas kewibawaan negara,” tegas Dr. Puteri Asmarini, MA, Penyuluh Balai Bahasa Sumatera Barat kepada peserta sosialisasi Pengawasan dan Pengendalian Penggunaan Bahasa Media Luar Ruang di Aula Dinas Kominfo Kota Solok, Senin (20/5/2019).

Hasil temuan Balai Bahasa Sumbar, masih banyak ditemukan tulisan di media Luar Ruang (Baliho, Kain Rentang, Poster, Neon Box, Videotron, Wall Painting) tidak memperhatikan penggunaan bahasa, ejaan, kaidah dan aturan berbahasa Indonesia seperti tercantum dalam EYD, bahkan ada kecenderungan latah menggunakan bahasa asing.

Melihat kondisi ini, Puteri mengatakan saat ini sangat mendesak untuk dilakukan penertiban dan edukasi penggunaan bahasa Indonesia pada media Luar Ruang terhadap aparatur pemerintahan pada badan publik serta yang tidak kalah penting pelaku usaha periklanan (advertising) dan percetakan sebagai mitra penyedia konten media Luar Ruang.

Puteri menambahkan, penggunaan bahasa dan istilah asing memang tidak dapat dihindari karena pesatnya kemajuan teknologi, namun bahasa dan istilah asing tersebut secara berkala dilakukan pemutakhiran padanan katanya dalam bahasa Indonesia oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa melalui Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) versi terbaru.

Melalui sosialisasi ini, Puteri berharap kepada badan publik dan insan periklanan agar lebih peduli dan cermat terhadap penggunaan bahasa dan sekaligus berperan mengingatkan konsumen dan masyarakat bahwa ada aturan kebahasaan di media Luar Ruang.

“Tanggung jawab bahasa bukan hanya milik Balai Bahasa sendiri, namun tanggung jawab bersama badan publik, kehumasan dan pelaku usaha untuk menjaga identitas dan jati diri bangsa Indonesia,” tutup Puteri.

Pada kesempatan tersebut, Sekretaris Dinas Kominfo Kota Solok, Lusya Adelina, SE. MM sangat menyambut baik kerjasama edukasi penggunaan bahasa Indonesia di media Luar Ruang ini dengan Balai Bahasa Sumbar.

“Semoga melalui kegiatan dari Balai Bahasa Sumbar kerjasama dengan Dinas Kominfo ini peserta mendapatkan pencerahan mengenai peristilahan Bahasa Indonesia, penyusunan kalimat, paragraf, penggunaan ejaan Bahasa Indonesia dan penerapan Bahasa Indonesia yang baik dan benar pada media luar ruang,” harapnya.

Lebih lanjut, Lusya menyampaikan Dinas Komunikasi dan Informatika yang membidangi urusan berbagai aplikasi dan pengembangan teknologi informasi serta komunikasi publik memiliki banyak media publikasi baik itu media daring maupun luar ruang akan berusaha menggunakan bahasa Indonesia sesuai kaidah EYD sehingga bisa menjadi contoh bagi OPD lain maupun masyarakat.

Sosialisasi tersebut merupakan program tahunan Balai Bahasa Sumatera Barat diikuti oleh 20 orang peserta undangan yang berasal dari pelaku usaha Advertising dan Percetakan se-Kota Solok. (re)

Tags: , , ,
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.