Wakil Walikota Solok Presentasikan KUA dan PPAS Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021

Wakil Walikota Solok Presentasikan KUA dan PPAS Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021

Solok, (InfoPublikSolok) – Wakil Walikota Solok, Dr. Ramadhani Kirana Putra secara resmi telah menyampaikan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas serta Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan Tahun Anggaran 2021 dihadapan Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Solok pada rapat yang digelar di DPRD Kota Solok, Selasa (7/9/2021).

Wakil Walikota dalam presentasinya menyampaikan, berdasarkan ketentuan yang berlaku, perumusan penyusunan perubahan APBD harus didahului dengan penyusunan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas serta Plafon Anggaran Sementara Perubahan APBD. Pada kesempatan ini, Pemerintah menyampaikan kepada Dewan yang terhormat secara resmi KUA dan PPAS Perubahan APBD Tahun 2021 untuk dibahas dan sepakati bersama. Kebijakan Umum dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara Perubahan APBD Tahun 2021 disusun untuk mengakomodasi perkembangan yang terjadi dalam Tahun Anggaran berjalan.

“Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, Kebijakan Umum Anggaran (KUA) adalah dokumen yang memuat kebijakan pendapatan, belanja dan pembiayaan serta asumsi yang mendasarinya untuk periode 1 (satu) Tahun Anggaran yang dipedomani dalam penyusunan APBD,” ujar Wakil Walikota.

“Perubahan ini disebabkan oleh karena adanya Pandemi Corona Virus Disease (covid-19) yang melanda dunia, termasuk Indonesia sejak bulan Maret Tahun 2020 sampai dengan sekarang, menyebabkan tidak dapat berjalannya program dan kegiatan sebagaimana yang direncanakan. Alokasi pendapatan dan belanja yang telah ditetapkan dalam APBD tidak memungkinkan sepenuhnya dicapai tahun ini, karena beberapa bulan sebelumnya aktifitas masyarakat dan Pemerintah sangat dibatasi,” jelasnya.

Disamping itu, dalam rangka penanganan Covid-19, Pemerintah Kota Solok telah melakukan pengalihan (Refocusing) anggaran untuk penanganan Covid-19. Sampai pada bulan Mei 2021, telah dilakukan tiga kali perubahan Peraturan Walikota tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2021 ini guna menampung kebutuhan penanganan Covid-19.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 17 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun 2021 dalam rangka Mendukung Penanganan Pandemi Covid-19 dan Dampaknya, maka terdapat pengurangan Alokasi Dana Transfer Pemerintah Pusat ke Kota Solok sebesar lebih kurang Rp.18,25 Milyar. Pengurangan Alokasi Dana Transfer ke Kota Solok ini mengakibatkan perlunya dilakukan penyesuaian belanja di masing–masing Perangkat Daerah.

“Semoga pembahasan Rancangan KUA dan PPAS Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021 ini nantinya dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan rencana. Mudah–mudahan hasil pembahasan tersebut dapat disepakati dan dituangkan dalam Nota Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Daerah dan DPRD, dengan harapan semoga penyusunan Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021 dapat segera diselesaikan sesuai dengan jadwal yang direncanakan,” pungkas Wakil Walikota. (wh)

Tags: , , , , ,