Wako Ajukan Proposal Embung dan Laydam Batang Lembang ke Kementerian PUPR

Wako Ajukan Proposal Embung dan Laydam Batang Lembang ke Kementerian PUPR

Jakarta, (InfoPublikSolok) – Bertemu dengan Sekretaris Direktur Jenderal Sumber Daya  Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Ir. Charisal Akdian Manu, M.Si, Wali Kota Solok H. Zul Elfian Umar menyampaikan persoalan-persoalan yang ada di Kota Solok terutama penanganan sungai dan pengelolaan sumber daya air.

Sesditjen yang dampingi Kepala Sub Direktorat Perencanaan Teknis Sungai dan Pantai, Leo Eliasta, dan Kepala Sub Direktorat Strategi, Program, dan Anggaran, Direktorat Sistem dan Strategi Pengelolaan Sumber Daya Air, Niken Puspitasari, menyambut baik kedatangan Wali Kota Solok dan jajaran, bertempat di ruang rapat Sesditjen Riam Kanan Kementerian PUPR, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (7/1/2022).

“Kota Solok memiliki wilayah sungai yang merupakan kewenangan Pemerintah Pusat. Tentunya dengan kedatangan pak Wali Kota juga menjadi perhatian kita,” ungkap Sesditjen.

Lebih lanjut Sesditjen juga menekankan bahwa kondisi lahan yang telah bebas dan tidak ada masalah sosial menjadi faktor penting dalam pengalokasian penganggaran di daerah.

“Harapan pak Menteri setiap pembangunan yang dilakukan dapat memiliki nilai tambah, tidak hanya bisa menangani banjir dan pengelolaan sumber daya air, juga ada manfaat lain yang dapat dirasakan masyarakat,” ujar Sesditjen yang akrab dipanggil Roga.

Wako yang hadir didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertamanan, Zulkifli, Sekretaris Dinas PUPR Elyardi, Kepala Bidang Perencanaan, Evaluasi dan Pelaporan Bappeda, Susan Haryani, serta Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Nurzal Gustim menyampaikan ucapan terimakasih atas respon positif dari Sesditjen atas apa yang menjadi persoalan Kota Solok.

“Terimakasih atas perhatian bapak, Insya Allah kami siap penuhi apa yang menjadi kewenangan daerah, dan kami pun senantiasa komunikasikan dengan masyarakat sehingga apa yang menjadi kekhawatiran pusat terhadap lahan tidak terjadi,” ungkap Wako.

Pada kesempatan itu Wako juga menyerahkan proposal embung dan laydam batang lembang kepada Sesditjen. (dd)

Tags: ,