Wako Tinjau Lokasi Rencana Tempat Rehabilitasi Narkoba

Wako Tinjau Lokasi Rencana Tempat Rehabilitasi Narkoba

Solok, (InfoPublikSolok) – Peredaran narkoba saat ini memang sudah sangat memprihatinkan. Jika biasanya hanya di kota-kota besar, sekarang ini ‘barang haram’ tersebut sudah merambah ke daerah-daerah dan pedesaaan.

Wali Kota Solok, Zul Elfian Umar mengatakan, peredaran dan penyalahgunaan narkoba merupakan salah satu permasalahan nasional yang harus dibasmi secara serius oleh pemerintah. Narkoba dapat menyebabkan rusaknya moral bangsa, pemerintah harus memberikan perhatian serius terhadap penanganan penyalahgunaan Narkoba serta berusaha pula untuk mengatasi penyalahgunaan Narkoba. Meski, ini merupakan langkah yang tidak mudah untuk dilaksanakan.

“Ketika seseorang melakukan penyalahgunaan narkotika secara terus-menerus, tentu orang tersebut akan berada pada keadaan ketergantungan pada narkotika, baik secara fisik maupun psikis. Untuk penanggulangan penyalahgunaan narkoba tersebut, maka diperlukan upaya yang terpadu dan komprehensif yang meliputi upaya preventif, represif, terapi dan rehabilitasi penyebab terjadinya,” sebut Wako.

Oleh karena itu, Pemerintah Kota Solok bersama BNNK Solok dan Kejaksaan Negeri Solok berencana membuat balai rehabilitasi bagi korban Narkoba itu.

Menunjukkan keseriusan ini, Walikota Solok, Zul Elfian Umar bersama Kajari Solok, Feni Nila Sari, Kepala BNNK Solok, AKBP Saifuddin Anshori langsung melakukan peninjauan lapangan ke tempat rencana lokasi yang bakal dimanfaatkan untuk rehabilitasi korban Narkoba di Balai Benih Ikan (BBI), Kelurahan Tanah Garam, Rabu (22/6).

Turut hadir, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdako, Jefrizal, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setdako Solok, Nurzal Gustim, Kasi Wasbang, Yolanda Zurya, Kasi Intel Kejari, dan Kasi Rehabilitasi BNNK, Irwan Suhandra.

Wako menyebutkan, pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan instansi terkait guna melakukan persiapan dan pembenahan untuk balai rehabilitasi tersebut. “Jadi, kita akan berencana membuat balai rehabilitasi bagi korban Narkoba,” sebut wako.

Kunjungan tersebut juga membicarakan terkait penanganan warga Kota Solok yang merupakan korban penyalahgunaan Narkoba, dan masih dapat dikategorikan untuk direhabilitasi, yakni dengan mendirikan Instansi Penerima Wajib Lapor. (dd)

Tags: