Hardiknas Jadi Penguat Semangat Mewujudkan SDM Unggul
Solok, InfoPublikSolok — Pemerintah Kota Solok memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ke-67 dengan upacara yang berlangsung khidmat di halaman Balai Kota Solok, Senin (4/5/2026). Wakil Wali Kota Solok, H. Suryadi Nurdal, bertindak sebagai pembina upacara.
Peringatan tahun ini terasa berbeda dengan hadirnya penampilan Tari Tatrama (teater, tari, dan musik) yang dibawakan siswa SMPN 2 Kota Solok. Penampilan tersebut menjadi simbol kreativitas pelajar sekaligus memperkaya suasana upacara.
Upacara diikuti oleh unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kota Solok Dr. Desmon, para asisten, staf ahli, kepala OPD, serta kepala sekolah SD dan SMP se-Kota Solok.
Dalam amanatnya, Wakil Wali Kota membacakan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia yang menekankan bahwa Hardiknas merupakan momentum penting untuk memperkuat komitmen dalam membangun pendidikan yang berkualitas.
“Pendidikan harus mampu memanusiakan manusia dan mengembangkan potensi peserta didik secara menyeluruh,” demikian pesan yang disampaikan dalam pidato tersebut.
Konsep pendidikan tersebut selaras dengan ajaran Ki Hajar Dewantara melalui prinsip asah, asih, dan asuh, yang menekankan keseimbangan antara pengetahuan, karakter, dan kepedulian.
Pemerintah juga menempatkan pendidikan sebagai prioritas dalam pembangunan sumber daya manusia unggul. Salah satu langkah konkret yang didorong adalah penerapan pembelajaran mendalam (deep learning) guna meningkatkan kualitas proses belajar mengajar.
Selain itu, pemerintah menetapkan sejumlah kebijakan strategis, di antaranya revitalisasi dan digitalisasi pendidikan, peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru, penguatan karakter, peningkatan mutu pembelajaran, serta perluasan akses pendidikan inklusif.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota juga mengajak seluruh elemen pendidikan untuk terus memperkuat sinergi.
“Keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh sekolah, tetapi juga oleh dukungan keluarga, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.





















