Pantau Lima Sungai, Pemko Solok Siapkan Data untuk Evaluasi Kualitas Lingkungan

Pantau Lima Sungai, Pemko Solok Siapkan Data untuk Evaluasi Kualitas Lingkungan

Solok, InfoPublikSolok – Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (PerkimLH) Kota Solok melakukan pemantauan kualitas air permukaan di lima sungai dan anak sungai melalui kerja sama dengan UPTD Laboratorium Lingkungan Hidup Kota Pariaman, Selasa (13/10/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) terkait analisis kualitas air. Pengujian sampel dilakukan di laboratorium yang telah terakreditasi untuk memperoleh data kualitas air yang dapat digunakan sebagai bahan evaluasi pengelolaan lingkungan hidup.

Lima aliran sungai yang menjadi lokasi pengambilan sampel meliputi Batang Lembang, Batang Gawan, Batang Binguang, Batang Simo, dan Batang Buluah. Kegiatan tersebut melibatkan tim dari Kota Pariaman bersama petugas UPTD Laboratorium Lingkungan Hidup Kota Solok.

Kepala UPTD Laboratorium Lingkungan Hidup Kota Solok, Lusi Rossalinna, S.E, M.Si, menyampaikan bahwa pemantauan kualitas air penting dilakukan untuk memperoleh gambaran kondisi air sungai. Data yang dihasilkan nantinya dapat menjadi bahan evaluasi dalam menentukan langkah pengelolaan dan perlindungan lingkungan hidup.

Staf UPTD Laboratorium Lingkungan Hidup Kota Solok, Desmiati, S.Kom, menjelaskan bahwa pengukuran langsung di lapangan mencakup parameter derajat keasaman (pH) dan dissolved oxygen (DO) atau oksigen terlarut.

Sementara itu, sampel air dibawa ke Laboratorium Lingkungan Hidup Kota Pariaman untuk menjalani pengujian lanjutan. Parameter yang diperiksa meliputi total suspended solids (TSS), chemical oxygen demand (COD), biochemical oxygen demand (BOD), nitrat, fosfat, serta fecal coliform sebagai parameter mikrobiologi.

Kepala UPTD Laboratorium Lingkungan Hidup Kota Pariaman, Setiady Kusuma, S.P, menyampaikan bahwa pengambilan sampel tersebut bertujuan untuk memeriksa kualitas air sungai di Kota Solok melalui pengujian berbagai parameter yang telah ditetapkan.

Pemeriksaan ini diharapkan dapat memberikan informasi mengenai kondisi kualitas air secara fisika, kimia, dan mikrobiologi, sekaligus membantu mengidentifikasi potensi pencemaran yang dapat berasal dari aktivitas domestik, industri, pertanian, peternakan, maupun sumber lainnya.

Hasil pengujian nantinya diharapkan menjadi dasar evaluasi kesesuaian kualitas air terhadap baku mutu sesuai peruntukannya. Selain itu, data tersebut dapat mendukung penentuan kebijakan dan prioritas penanganan sungai yang memerlukan perhatian lebih lanjut.

Pemantauan ini juga menjadi bagian dari upaya penyediaan data untuk perhitungan Indeks Kualitas Air (IKA), salah satu komponen dalam Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH).


Komentar

Tinggalkan komentar