Safari Ramadhan Jadi Ruang Refleksi dan Akselerasi Pembangunan Kota Solok

Safari Ramadhan Jadi Ruang Refleksi dan Akselerasi Pembangunan Kota Solok

Solok, (InfoPublikSolok) – Safari Ramadan 1447 H bukan sekadar agenda silaturahmi, tetapi menjadi panggung refleksi sekaligus penegasan arah transformasi Kota Solok. Mengawali hari pertama Tim IV Safari Ramadan (TSR), Sekretaris Daerah Kota Solok, Dr. Desmon, M.Pd pimpin langsung kunjungan ke Masjid Dinul Haq, Koto Panjang dengan membawa pesan kuat tentang capaian dan fondasi perubahan selama satu tahun kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solok.

Rombongan ikut dihadiri anggota DPRD Kota Solok Hendra Saputra, Rektor Universitas Mahaputra Muhammad Yamin (UMMY), Perwakilan Bank Negara Indonesia (BNI), Kepala Dinas Kesehatan, Kabag Umum dan Sekdis PMDPPKB serta tim peliput dari berbagai media. Kehadiran stakeholder ini menegaskan bahwa pembangunan Kota Solok dibangun melalui kolaborasi yang solid, Sabtu (21/2/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Pemerintah Kota Solok menyerahkan bantuan sebesar Rp4 Juta untuk mendukung operasional Masjid Dinul Haq. Bantuan ini bukan sekadar angka, melainkan simbol komitmen pemerintah dalam memperkuat fungsi rumah ibadah sebagai pusat pembinaan moral dan sosial masyarakat.

Satu Tahun: Meletakkan Fondasi Perubahan

Di hadapan Jamaah Dinul Haq, Sekda memaparkan capaian strategis satu tahun kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang difokuskan pada penguatan fondasi transformasi daerah.

Di sektor kesehatan, Kota Solok berhasil mempertahankan komitmen Universal Health Coverage (UHC), memastikan masyarakat mendapatkan akses layanan kesehatan yang lebih merata. Perlindungan sosial diperkuat melalui program BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan sebagai bentuk keberpihakan kepada kelompok paling membutuhkan.

Di bidang pendidikan, program seragam sekolah gratis menjadi langkah konkret meringankan beban orang tua sekaligus memastikan tidak ada anak yang tertinggal dalam mengenyam pendidikan. Sementara itu, penguatan ketahanan kebencanaan dilakukan melalui peningkatan kesiapsiagaan dan respons cepat terhadap potensi bencana.

Pemerintah juga terus mendorong sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi baru, memperkuat infrastruktur, serta memperbaiki tata kelola pemerintahan yang lebih akuntabel dan responsif.

“Yang kita bangun bukan hanya hari ini, tetapi masa depan Kota Solok. Satu tahun ini adalah fase meletakkan fondasi. Ke depan, kita percepat langkah transformasi,” tegas Sekda.

Kemudian terkait beberapa permasalahan seperti Lampu jalan dan PDAM, Pemerintah Daerah telah melakukan pendataan dan inspeksi langsung mengenai jumlah total saat ini yaitu berjumlah 4.133 titik dengan jumlah box panel yaitu 153 dari jumlah tersebut sebagian ada yang rusak, mati dan juga hilang dan ini menjadi catatan bagi OPD terkait agar segera diperbaiki agar wajah kota semakin menarik dan masyarakat juga merasa aman. Terkait distribusi air bersih PDAM terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan melalui Pemko Solok saat ini telah berjalan Program Air Bersih Gratis untuk 131 Mesjid dan Musola di Kota Solok.

Safari Ramadan menjadi ruang dialog terbuka antara pemerintah dan masyarakat. Aspirasi diserap, capaian disampaikan, dan arah pembangunan ditegaskan secara transparan.

Dengan semangat Ramadan, Pemerintah Kota Solok memperkuat komitmen membangun kota yang religius, inklusif, dan berdaya saing. Dari Masjid Dinul Haq, pesan transformasi itu kembali digaungkan: bahwa pembangunan bukan sekadar proyek, melainkan gerakan bersama menuju Kota Solok yang semakin madani dan sejahtera.

 


Komentar

Tinggalkan komentar