Tak Hanya Prestasi, Porprov XVI Gerakkan Ekonomi Warga Tanjung Paku
Solok, InfoPublikSolok – Gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026 tidak hanya menghadirkan persaingan olahraga dan semangat kompetisi, tetapi juga membawa dampak langsung bagi masyarakat di sekitar venue pertandingan. Salah satunya dirasakan warga Kelurahan Tanjung Paku, Kecamatan Tanjung Harapan, Kota Solok, yang menjadi lokasi pelaksanaan cabang olahraga Taekwondo.
Pertandingan Taekwondo berlangsung pada 2 hingga 6 Oktober 2026 di GOR Alimin Sinapa, Kelurahan Tanjung Paku. Selama gelaran berlangsung, aktivitas di kawasan sekitar venue turut meningkat seiring kedatangan atlet, ofisial, keluarga atlet dan pendukung dari berbagai daerah.
Bagi aparatur Kelurahan Tanjung Paku dan Kecamatan Tanjung Harapan, kehadiran Porprov juga menjadi bagian dari tanggung jawab untuk memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan aman, tertib dan memberikan kenyamanan bagi kontingen yang berada di wilayah tersebut.
Menjelang pelaksanaan Porprov, Lurah Tanjung Paku bersama LPMK dan unsur masyarakat menyampaikan imbauan kepada warga agar turut menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung. Masyarakat juga diajak membantu memenuhi kebutuhan kontingen yang tinggal di lingkungan Kelurahan Tanjung Paku.
Aparatur kelurahan secara aktif memantau keberadaan atlet dan ofisial yang menginap di rumah warga maupun homestay di kawasan Tanjung Paku. Kunjungan dilakukan untuk memastikan kondisi kontingen sekaligus menjadi sarana komunikasi apabila terdapat kebutuhan yang perlu ditindaklanjuti.
Perhatian juga diberikan terhadap keamanan kendaraan milik atlet dan ofisial yang berada di tempat penginapan maupun di sekitar venue. Aparatur mengingatkan agar kendaraan roda dua maupun roda empat yang digunakan kontingen tetap diperhatikan keamanannya.
Camat Tanjung Harapan, Agung Hazani mengatakan seluruh aparatur pemerintahan mulai dari tingkat RT hingga kecamatan dilibatkan untuk mendukung kesuksesan pelaksanaan Porprov. Peran tersebut tidak hanya berkaitan dengan keamanan dan ketertiban, tetapi juga membantu kontingen memperoleh berbagai kebutuhan selama berada di Kota Solok.
Aparatur, menurutnya, turut membantu mencarikan tempat pemondokan dengan melakukan survei terhadap rumah warga yang memungkinkan untuk ditempati kontingen. Selain itu, aparatur juga menjadi penghubung antara kontingen dengan masyarakat penyedia kebutuhan, termasuk sarapan dan keperluan lainnya.
“Selama gelaran Porprov berlangsung, semua aparatur harus terlibat dalam menyukseskan pelaksanaan Porprov. Kita membantu memfasilitasi kebutuhan tamu-tamu kontingen dari luar daerah, mulai dari pemondokan sampai kebutuhan lainnya,” ujarnya, Senin (5/10).
Keterlibatan aparatur juga terlihat ketika terdapat kontingen yang menyampaikan kendala terkait ketersediaan air bersih untuk kebutuhan mandi, cuci dan kakus (MCK). Keluhan tersebut segera ditindaklanjuti dengan koordinasi bersama Perumda Air Minum Pincuran Gadang melalui penyediaan air bersih dan penempatan tandon di wilayah pondokan atlet.
Di balik aktivitas pertandingan, Porprov juga menghadirkan pergerakan ekonomi bagi masyarakat sekitar. Sejumlah rumah warga dimanfaatkan sebagai tempat pemondokan atlet dengan sistem sewa. Selain itu, terdapat pula homestay yang digunakan oleh kontingen selama berada di Kota Solok.
Warung makan, penyedia sarapan, hingga jasa parkir turut merasakan peningkatan aktivitas selama berlangsungnya pertandingan. Kedatangan atlet dan ofisial membuat kebutuhan konsumsi dan jasa di sekitar venue meningkat dibandingkan hari-hari biasa.
Dalam satu cabang olahraga, sedikitnya terdapat sekitar 300 atlet dan ofisial yang beraktivitas selama rangkaian pertandingan. Pergerakan ekonomi tersebut semakin terasa dengan kehadiran keluarga atlet, simpatisan dan pendukung yang datang untuk menyaksikan pertandingan, terutama pada akhir pekan.
Kondisi tersebut menjadi peluang bagi pelaku usaha dan UMKM di Kota Solok untuk memanfaatkan momentum event olahraga sebagai ruang memperluas pasar sekaligus meningkatkan pendapatan.
Bagi masyarakat Tanjung Paku, Porprov bukan hanya tentang pertandingan yang berlangsung di dalam GOR. Kehadiran tamu dari berbagai daerah juga membuka ruang interaksi, memperkenalkan potensi lokal sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi warga sekitar.
Salah seorang warga yang rumahnya dimanfaatkan sebagai tempat pemondokan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Porprov di Kota Solok. Menurutnya, kehadiran event olahraga tersebut memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh tambahan pendapatan.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Solok yang telah menjadi bagian dari penyelenggaraan Porprov XVI Sumatera Barat 2026 sehingga masyarakat dapat ikut merasakan manfaat dari kehadiran tamu-tamu dari berbagai daerah.
Pelaksanaan Porprov di Kota Solok pada akhirnya tidak hanya meninggalkan cerita tentang prestasi dan persaingan di arena olahraga. Di luar venue, terdapat cerita lain tentang gotong royong aparatur, keramahan warga dan geliat usaha masyarakat yang ikut tumbuh bersama semaraknya pesta olahraga Sumatera Barat tersebut.






















