DisperkimLH Kota Solok Kerahkan 30 Personel dan Dua Dump Truck Bantu Bersihkan Dampak Galodo Arosuka
Solok, InfoPublikSolok – Pemerintah Kota Solok melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (PerkimLH) turun langsung membantu penanganan dampak bencana galodo di kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Rabu (23/9/2026).
Sebanyak 30 personel PerkimLH, yang sebagian besar merupakan tenaga kebersihan, dikerahkan bersama dua unit dump truck untuk membantu membuka akses jalan dan membersihkan material bencana yang menutupi lingkungan permukiman masyarakat.
Tim relawan PerkimLH dipimpin Pengendali Dampak Lingkungan Ahli Muda, Forget Siswanto. Setibanya di lokasi, personel langsung melakukan pembersihan material galodo bersama relawan dan unsur lainnya yang berada di lapangan.
Material yang dibersihkan berupa tanah, lumpur, batu hingga potongan pohon yang terbawa arus dan menumpuk di halaman rumah maupun akses lingkungan masyarakat. Pembersihan dilakukan secara manual, kemudian material yang telah dikumpulkan diangkut menggunakan dua unit dump truck untuk dilansir menuju arah Polres di kawasan Lubuk Selasih, Kabupaten Solok.
Lokasi penanganan berada di salah satu kompleks perumahan masyarakat yang dilalui aliran galodo. Di kawasan tersebut terdapat aliran sungai yang berada di tengah kompleks, sehingga material yang terbawa arus cukup banyak menumpuk di sekitar rumah dan akses lingkungan warga.
Pembukaan akses menjadi salah satu prioritas penanganan. Material yang menutup jalan dan menghambat aktivitas masyarakat terlebih dahulu disingkirkan agar akses lingkungan dapat kembali dilalui. Setelah material utama berhasil dibersihkan, penanganan dilanjutkan dengan penyiraman menggunakan armada Pemadam Kebakaran (Damkar).
Penyiraman dilakukan untuk membantu membersihkan sisa lumpur yang masih menempel di badan jalan dan lingkungan permukiman. Pengerahan armada Damkar tersebut menjadi bagian dari dukungan lintas perangkat daerah Pemerintah Kota Solok dalam membantu proses pembersihan di kawasan terdampak.
Pendamping tim, Forget Siswanto, mengatakan personel bekerja menyesuaikan kondisi dan kebutuhan di lapangan, dengan memprioritaskan bagian yang dinilai paling membutuhkan penanganan.
“Begitu sampai di lokasi, kita langsung melihat kondisi dan menentukan bagian yang perlu ditangani terlebih dahulu. Prioritas kita adalah membuka akses dan membantu membersihkan material yang menutup jalan maupun halaman rumah masyarakat. Kita berusaha bekerja bersama-sama agar proses pembersihan bisa lebih cepat,” ujar Forget.
Menurutnya, penanganan membutuhkan kerja bersama karena material yang terbawa arus galodo cukup beragam dan sebagian menumpuk di sekitar rumah warga.
“Kami berharap apa yang kami lakukan bersama teman-teman tenaga kebersihan ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat yang terdampak. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang bekerja bersama di lapangan. Semoga proses pembersihan dan penanganan dapat terus berjalan lancar dan masyarakat segera dapat kembali beraktivitas dengan lebih nyaman,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PerkimLH Kota Solok, Hanif, mengatakan pengerahan personel dan armada merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kota Solok sekaligus dukungan terhadap upaya penanganan bencana di Kabupaten Solok.
“Dalam kondisi seperti ini, yang paling penting adalah bagaimana kita bisa hadir dan membantu sesuai kemampuan kita. Tenaga kebersihan dan sarana yang dimiliki PerkimLH kita manfaatkan untuk mendukung proses pembersihan di lokasi terdampak. Mudah-mudahan kehadiran tim ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Hanif.
Hanif juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel PerkimLH yang telah menjalankan tugas kemanusiaan di lapangan.
“Kita tentu berharap seluruh personel tetap menjaga kesehatan, kekompakan dan keselamatan selama bertugas. Semoga upaya bersama ini dapat membantu mempercepat pemulihan lingkungan dan aktivitas masyarakat yang terdampak,” tambahnya.
























