Gen Z Membatik, Kolaborasi Lintas OPD Dorong Generasi Muda Kenal Batik Kota Solok

Gen Z Membatik, Kolaborasi Lintas OPD Dorong Generasi Muda Kenal Batik Kota Solok

Solok, InfoPublikSolok – Sebanyak 100 pelajar tingkat SLTA di Kota Solok mengikuti kegiatan “Gen Z Membatik” dalam rangkaian Rang Solok Baralek Gadang (RSBG) 2026, Selasa (13/10/2026). Kegiatan ini menjadi upaya mengenalkan proses pembuatan batik sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap budaya dan kerajinan lokal.

Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi Asosiasi Batik Kota Solok dengan Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (DPKUKM) Kota Solok, Dinas Pariwisata, serta Dinas Pendidikan. Para pelajar tidak hanya diperkenalkan pada batik sebagai produk kerajinan, tetapi juga diajak mencoba langsung proses pembuatannya.

Dengan perlengkapan membatik, peserta mempelajari tahapan pembuatan batik, mulai dari mengenal motif, membuat pola, hingga mengaplikasikan malam menggunakan canting. Suasana kegiatan berlangsung antusias, menghadirkan pengalaman kreatif sekaligus membuka wawasan pelajar tentang proses di balik terciptanya karya batik.

Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra, mengapresiasi kolaborasi lintas perangkat daerah dan Asosiasi Batik Kota Solok dalam menghadirkan kegiatan edukatif tersebut di tengah kemeriahan RSBG 2026.

“Kita ingin generasi muda tidak hanya mengenal batik sebagai sebuah produk yang dipakai, tetapi juga memahami bagaimana proses dan nilai budaya yang ada di baliknya. Kegiatan Gen Z Membatik ini menjadi ruang bagi anak-anak kita untuk belajar, berkreasi, sekaligus mencintai budaya daerah,” ungkapnya.

Menurutnya, pelestarian budaya perlu berjalan seiring dengan pengembangan ekonomi kreatif. Keterlibatan generasi muda menjadi penting agar batik dan produk Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kota Solok terus berkembang, memiliki daya saing, serta didukung oleh generasi penerus yang memahami nilai dan proses pembuatannya.

Ketua Dekranasda Kota Solok, Ny. Dona Ramadhani Kirana Putra, juga menyampaikan bahwa kegiatan Gen Z Membatik menjadi momentum untuk mendekatkan dunia kerajinan dengan generasi muda melalui pengalaman belajar secara langsung.

“Melihat antusiasme para siswa, kita optimistis bahwa batik Kota Solok memiliki peluang untuk terus berkembang. Anak-anak muda perlu diberi kesempatan untuk mengenal, mencoba, dan berkreasi dengan batik,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan, tidak hanya dalam agenda besar seperti RSBG, tetapi juga melalui edukasi di sekolah dan berbagai ruang kreatif lainnya.

“Harapan kita, dari 100 siswa yang mengikuti kegiatan ini, nantinya muncul anak-anak muda yang benar-benar tertarik untuk belajar lebih jauh tentang batik, bahkan mungkin menjadi pelaku usaha dan generasi penerus industri batik Kota Solok,” tambahnya.

Melalui Gen Z Membatik, RSBG 2026 tidak hanya menjadi ruang promosi budaya, tetapi juga sarana membangun ketertarikan generasi muda terhadap kerajinan lokal. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat keberlanjutan batik Kota Solok sekaligus membuka peluang tumbuhnya pelaku ekonomi kreatif baru di masa depan.


Komentar

Tinggalkan komentar