PerkimLH, Dinas Pendidikan dan Kemenag Kota Solok Perkuat Sinergi Program Adiwiyata dan Saka Kalpataru

PerkimLH, Dinas Pendidikan dan Kemenag Kota Solok Perkuat Sinergi Program Adiwiyata dan Saka Kalpataru

Solok, InfoPublikSolok – Pemerintah Kota Solok memperkuat sinergi lintas instansi dalam membangun budaya peduli lingkungan di lingkungan pendidikan melalui penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) tentang Sinergitas Penyelenggaraan Program Adiwiyata dan Saka Kalpataru, Senin (19/10/2026).

MoU tersebut ditandatangani oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (PerkimLH), Dinas Pendidikan, serta Kementerian Agama Kota Solok. Penandatanganan dilaksanakan di sela kegiatan sosialisasi perubahan petunjuk teknis Program Adiwiyata dan penggunaan aplikasi Sistem Informasi Adiwiyata (SIDIA).

Kerja sama ini menjadi langkah untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam mendorong penerapan pendidikan lingkungan hidup di satuan pendidikan, baik sekolah umum maupun madrasah. Melalui sinergi tersebut, nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan diharapkan tidak hanya menjadi materi pembelajaran, tetapi juga diterapkan dalam kebiasaan sehari-hari peserta didik.

Penandatanganan MoU diwakili oleh Kepala Bidang PSLB3PK PerkimLH Kota Solok, Hendrapilo; Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Solok, Yuniarti, M.Pd.; serta Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kota Solok, Muhibud Tibri, S.Ag.

Hendrapilo menyampaikan bahwa kolaborasi ketiga instansi merupakan bagian penting dalam mendorong pelaksanaan program lingkungan hidup yang lebih terarah dan berkelanjutan.

“Melalui kerja sama ini, kami berharap Program Adiwiyata dan Saka Kalpataru semakin berkembang di sekolah dan madrasah. Pendidikan lingkungan hidup tidak cukup hanya melalui sosialisasi, tetapi perlu diwujudkan dalam kebiasaan sehari-hari sehingga menjadi karakter peserta didik,” ujarnya.

Senada dengan itu, Yuniarti, M.Pd, menyampaikan dukungan Dinas Pendidikan terhadap sinergi tersebut. Menurutnya, kolaborasi lintas instansi diperlukan untuk mendorong satuan pendidikan menciptakan lingkungan belajar yang bersih, sehat, dan nyaman, sekaligus menumbuhkan kepedulian lingkungan pada peserta didik.

Sementara itu, Muhibud Tibri, S.Ag, mengapresiasi keterlibatan Kementerian Agama dalam berbagai kegiatan pembangunan di Kota Solok, termasuk upaya penguatan pendidikan lingkungan hidup di madrasah.

“Kami mengucapkan terima kasih karena Kementerian Agama selalu dilibatkan dan diajak membersamai berbagai kegiatan di Kota Solok. Semoga kebersamaan ini terus terjaga dan semakin memperkuat peran madrasah dalam membangun generasi yang peduli lingkungan,” ungkapnya.

Selain penandatanganan MoU, kegiatan tersebut juga diisi dengan sosialisasi perubahan petunjuk teknis Program Adiwiyata dan praktik langsung penggunaan aplikasi SIDIA. Praktik ini bertujuan meningkatkan pemahaman peserta terhadap penggunaan aplikasi sekaligus mengidentifikasi kendala teknis yang dapat ditindaklanjuti.

Melalui kerja sama ini, ketiga instansi diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan Program Adiwiyata dan Saka Kalpataru di sekolah dan madrasah, sekaligus menanamkan budaya peduli lingkungan sejak dini demi terwujudnya lingkungan pendidikan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan di Kota Solok.


Komentar

Tinggalkan komentar