Wujudkan Serambi Madinah, MTsN Kota Solok Wisuda 151 Hafiz Al-Qur’an
Solok, InfoPublikSolok — Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Kota Solok sukses menggelar prosesi Wisuda Khatam Tahfidz Al-Qur’an Tahun Pelajaran 2025/2026. Kegiatan yang mengusung tema "Generasi Qurani Pengetuk Pintu Langit" ini berlangsung khidmat di GOR Alimin Sinapa, Kelurahan Tanjung Paku, Rabu (15/4/2026).
Sebanyak 151 peserta mengikuti wisuda tahfidz ini, terdiri dari 91 laki-laki dan 60 perempuan, yang merupakan siswa kelas VII, VIII dan IX. Capaian hafalan para peserta mulai dari 2 juz hingga tertinggi mencapai 25 juz.
Acara dibuka secara resmi oleh Wali Kota Solok, H. Ramadhani Kirana Putra, didampingi Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Solok, H. Amril, serta dihadiri jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) dan tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Wali Kota Ramadhani Kirana Putra menyampaikan apresiasi atas capaian para siswa yang berhasil menghafal Al-Qur’an. Ia menilai keberhasilan tersebut tidak hanya sebagai prestasi akademik, tetapi juga investasi spiritual bagi masa depan daerah.
“Ananda semua adalah aset berharga bagi masa depan Kota Solok. Kami berharap para hafiz dan hafizah tidak hanya menjaga hafalan, tetapi juga mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari sehingga menjadi teladan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Kemenag Kota Solok, H. Amril, menegaskan bahwa wisuda tahfidz merupakan bagian dari upaya konkret dalam mendukung visi Kota Solok sebagai Serambi Madinah yang diberkahi dan berkelanjutan.
“Program tahfidz di madrasah adalah investasi jangka panjang untuk membangun generasi berkarakter Qurani. Ini sejalan dengan visi Kota Solok sebagai Serambi Madinah yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga kuat secara spiritual,” kata Amril.
Ia menambahkan, keberadaan para hafiz dan hafizah diharapkan mampu menjadi penguat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
“Anak-anak kita hari ini bukan hanya penghafal Al-Qur’an, tetapi juga calon pemimpin masa depan yang membawa nilai kejujuran, kedisiplinan, dan akhlak mulia. Mereka adalah aset spiritual yang akan membawa keberkahan bagi Kota Solok,” ujarnya.
Amril juga mengingatkan para wisudawan bahwa khatam Al-Qur’an bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal untuk menjaga dan mengamalkan hafalan melalui muroja’ah secara konsisten.
“Kami berpesan agar para wisudawan terus menjaga hafalan dengan rutin mengulang (muroja’ah). Jadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, sehingga kelak dapat memberikan syafaat, termasuk menjadi ‘mahkota cahaya’ bagi kedua orang tua,” tuturnya.
Pada kesempatan tersebut, Kemenag Kota Solok juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua dan Komite Madrasah atas dukungan dalam membina anak-anak di tengah tantangan era digital.
Kegiatan ini menjadi bukti sinergi antara pemerintah daerah, Kemenag, dan masyarakat dalam memperkuat peran madrasah sebagai pusat pendidikan karakter dan keagamaan. Prosesi wisuda ditutup dengan suasana haru saat para orang tua menyaksikan putra-putri mereka dikukuhkan sebagai hafiz dan hafizah Al-Qur’an.
Ke depan, sinergi tersebut diharapkan terus berlanjut dalam mewujudkan masyarakat Kota Solok yang religius, berkarakter, dan berperadaban.




















