Tingkatkan Mutu Layanan, Dispusip Kota Solok Gelar Simulasi Asesmen Mandiri Akreditasi Perpustakaan

Tingkatkan Mutu Layanan, Dispusip Kota Solok Gelar Simulasi Asesmen Mandiri Akreditasi Perpustakaan

Solok, InfoPublikSolok - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok terus memperkuat kualitas layanan dan tata kelola perpustakaan melalui peningkatan kesiapan akreditasi. Salah satunya dilakukan melalui Simulasi Asesmen Mandiri Akreditasi Perpustakaan yang digelar Selasa (15/9) di Gedung Perpustakaan Umum Kota Solok, Jalan Nasir St. Pamuncak, Simpang Rumbio.

Kegiatan tersebut diikuti para kepala perpustakaan dan tenaga perpustakaan dari berbagai instansi, lembaga, dan sekolah se-Kota Solok. Kegiatan menjadi wadah bagi para pengelola perpustakaan untuk memahami proses asesmen sekaligus mengevaluasi kesiapan masing-masing perpustakaan dalam memenuhi standar penyelenggaraan perpustakaan.

Kegiatan dibuka Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok yang diwakili Plt. Kepala Bidang Pembinaan dan Pengelolaan TI, Budiman Muslim, S.E., M.Kom. Dalam sambutannya, Budiman menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta serta menegaskan pentingnya akreditasi sebagai instrumen untuk mengukur kualitas penyelenggaraan perpustakaan.

“Akreditasi bukan sekadar gugur kewajiban atau pelengkap administratif semata, melainkan tolok ukur utama dari komitmen kita bersama dalam menghadirkan layanan informasi yang berkualitas, modern, dan tepercaya bagi seluruh lapisan masyarakat Kota Solok,” ujar Budiman.

Selain membuka kegiatan, Budiman juga menjadi narasumber utama dengan memaparkan berbagai aspek dalam proses akreditasi perpustakaan, mulai dari alur asesmen hingga penelaahan instrumen penilaian.

Peserta dibekali pemahaman mengenai sejumlah komponen penilaian, antara lain koleksi perpustakaan, sarana dan prasarana, pelayanan, tenaga perpustakaan, tata kelola, hingga inovasi layanan berbasis teknologi informasi.

Melalui simulasi tersebut, peserta juga dipandu melakukan evaluasi diri atau self-assessment secara terukur. Proses ini diharapkan membantu masing-masing perpustakaan mengenali kekuatan dan kekurangan sejak dini, sekaligus menyiapkan dokumen pendukung atau evidence secara lebih sistematis sebelum mengikuti proses visitasi akreditasi resmi.

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok berharap simulasi asesmen mandiri tidak hanya meningkatkan kesiapan perpustakaan dari sisi administrasi, tetapi juga mendorong perbaikan kualitas layanan secara berkelanjutan.

Sinergi antarpengelola perpustakaan juga diharapkan semakin kuat melalui proses berbagi pengetahuan, pengalaman, dan inovasi, sehingga upaya peningkatan kualitas perpustakaan dapat dilakukan secara bersama-sama.


Komentar

Tinggalkan komentar