Pembangunan 19 RTLH di Kota Solok Masuki Progres 60 Persen
Solok, InfoPublikSolok - Progres pembangunan 19 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kota Solok terus menunjukkan perkembangan. Memasuki Monitoring dan Evaluasi (Monev) Tahap II, rata-rata progres fisik pembangunan telah mencapai sekitar 60 persen, meningkat signifikan dibandingkan Monev Tahap I yang berada pada kisaran 20 persen.
Monev Tahap II dilaksanakan selama dua hari, Selasa–Rabu (15–16/9/2026), oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (PerkimLH) Kota Solok melalui Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), dengan melakukan pemantauan langsung ke lokasi pembangunan.
Kegiatan tersebut dipimpin Kepala Bidang PKP PerkimLH Kota Solok, Lili Andriani, bersama Penata Kelola Perumahan Ahli Muda Yoni Yulianti dan Rina Mailinda, serta staf Bidang PKP. Tim turut didampingi Tenaga Fasilitator Lapangan, Beni Novrianto.
Lili Andriani mengatakan, Monev Tahap II dilakukan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang ditemui di lapangan.
“Melalui Monev ini, kita melihat langsung perkembangan pekerjaan. Kalau ada kendala, kita cari solusi bersama agar tidak menghambat proses pembangunan dan target penyelesaian tetap tercapai,” ujarnya.
Sementara itu, Fasilitator Lapangan Beni Novrianto mengungkapkan, hasil pemantauan menunjukkan pembangunan di masing-masing lokasi terus berjalan dengan capaian yang berbeda sesuai tahapan pekerjaan.
“Secara keseluruhan progres sudah sekitar 60 persen. Ada lokasi yang progresnya cukup tinggi, sementara beberapa lainnya masih dalam tahapan pengerjaan. Kita terus pantau agar setiap kendala yang muncul dapat segera ditindaklanjuti,” ujar Beni.
Dengan progres rata-rata yang telah mencapai sekitar 60 persen pada Monev Tahap II, pembangunan 19 unit RTLH tersebut ditargetkan dapat selesai sesuai rencana pada akhir Oktober 2026.
















