FGD Forkopimda Kota Solok Bahas Ketahanan Pangan dan Kesiapsiagaan Bencana

FGD Forkopimda Kota Solok Bahas Ketahanan Pangan dan Kesiapsiagaan Bencana

Solok, InfoPublikSolok – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Solok memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menghadapi isu strategis daerah, terutama ketahanan pangan, mitigasi bencana, dan integrasi layanan darurat. Hal tersebut dibahas dalam Focus Group Discussion (FGD) Forkopimda Kota Solok Tahun 2026 di Aula Tertutup Kodim 0309 Solok, Rabu (28/10/2026).

FGD dipimpin Wali Kota Solok Dr. H. Ramadhani Kirana Putra, S.E., M.M., dan dihadiri Kapolres Solok Kota AKBP Mas’ud Ahmad, S.I.K., M.Si., Ketua DPRD Kota Solok Fauzi Rusli, S.E., M.M., Dandim 0309 Solok Letkol Inf Sugeng Riyadi, Ketua Pengadilan Negeri Kota Solok Syofia Nisra, S.H., M.H., Sekretaris Daerah Kota Solok Dr. Desmon, M.Pd., perwakilan Kejaksaan Negeri Solok, unsur lembaga adat, Bundo Kanduang, serta kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Solok.

Dalam pembahasan ketahanan pangan, forum menyoroti pelaksanaan Gerakan Pangan Murah, pengendalian harga komoditas, dan penguatan sektor pertanian. Pemerintah Kota Solok bersama Bulog, petani, dan pedagang telah melaksanakan Gerakan Pangan Murah di kawasan depan Masjid Agung Kota Solok.

Pemerintah juga menyalurkan bantuan bibit sayuran kepada petani terdampak banjir serta memberikan bimbingan teknis untuk mendukung pemulihan sektor pertanian. Pengendalian harga sejumlah komoditas, khususnya cabai, turut menjadi perhatian guna menjaga daya beli masyarakat.

Pada aspek mitigasi bencana, FGD membahas pemanfaatan aplikasi Siaga Singgalang, hasil kolaborasi Polda Sumatera Barat dengan pemerintah daerah. Aplikasi tersebut dirancang untuk mendukung pramitigasi melalui pemantauan berbasis GPS secara real-time dan terintegrasi dengan informasi cuaca BMKG.

Melalui sistem tersebut, keberadaan personel dan posko dapat dipantau. Ketika muncul peringatan cuaca ekstrem, petugas terdekat diharapkan dapat segera melakukan pemantauan dan melaporkan perkembangan situasi. Pemetaan kawasan rawan banjir dan tanah longsor juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan daerah.

FGD turut membahas penguatan layanan darurat melalui nomor 119 yang terhubung dengan layanan kesehatan, ambulans, tenaga medis, serta instansi terkait, seperti Satpol PP, BPBD, dan Dinas Sosial. Selain itu, pemerintah menyiapkan pusat kuliner yang juga difungsikan sebagai Posko Dapur Umum di depan Kantor Satpol PP untuk mempercepat penyediaan makanan bagi masyarakat terdampak bencana.

Fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu mengatasi kendala distribusi makanan yang pernah terjadi saat banjir pada 2025. Penguatan layanan darurat dan kesiapan dapur umum menjadi bagian dari upaya meningkatkan respons pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat ketika bencana terjadi.

Forum juga membahas sinergi sektoral untuk mendukung tata kelola pemerintahan dan program nasional, termasuk peluang rekrutmen prajurit TNI Angkatan Darat bagi generasi muda. Pemerintah bersama unsur TNI dan Polri mendorong orang tua agar mendukung putra-putrinya yang memenuhi persyaratan, khususnya lulusan SMA atau sederajat berusia 18 hingga 26 tahun, untuk mengikuti kesempatan tersebut.

Pembangunan infrastruktur, termasuk jembatan dan fasilitas umum, turut menjadi perhatian karena berperan dalam memperlancar konektivitas wilayah, distribusi logistik, dan akses evakuasi saat bencana.

Kapolres Solok Kota AKBP Mas’ud Ahmad menegaskan pentingnya kolaborasi dan komunikasi yang solid antara unsur Forkopimda dalam menghadapi tantangan daerah. Polres Solok Kota menyatakan kesiapan mendukung program pemerintah daerah, terutama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, memperkuat kesiapsiagaan bencana, mendukung ketahanan pangan, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat.

FGD Forkopimda Kota Solok Tahun 2026 menjadi forum untuk menyatukan persepsi dan memperkuat koordinasi dalam merumuskan langkah strategis bagi daerah. Sinergi pemerintah daerah, TNI-Polri, dan seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat mendukung terwujudnya Kota Solok yang aman, tangguh, maju, dan sejahtera.


Komentar

Tinggalkan komentar