Gangguan APILL Ditangani, Pengaturan Lalu Lintas di Simpang Poliguna dan Pandan Kembali Normal

Gangguan APILL Ditangani, Pengaturan Lalu Lintas di Simpang Poliguna dan Pandan Kembali Normal

Solok, InfoPublikSolok – Dinas Perhubungan Kota Solok berkoordinasi dengan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sumatera Barat terkait penanganan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) yang mengalami gangguan di Simpang Poliguna dan Simpang By Pass Pandan, Selasa (29/9/2026).

Menindaklanjuti koordinasi tersebut, tim teknis BPTD Kelas II Sumatera Barat melakukan pemeriksaan dan perbaikan pada perangkat APILL di kedua lokasi. Setelah dilakukan penanganan, APILL di Simpang Poliguna dan Simpang By Pass Pandan kembali aktif dan dapat berfungsi secara normal.

Perbaikan tersebut mencakup penanganan pada aspek teknis dan kondisi perangkat, sehingga fungsi sinyal lalu lintas dapat kembali berjalan sebagaimana mestinya. Kembali berfungsinya APILL menjadi bagian penting dalam mendukung pengaturan pergerakan kendaraan pada persimpangan sekaligus meningkatkan keselamatan dan ketertiban pengguna jalan.

Koordinasi dengan BPTD Kelas II Sumatera Barat dilakukan karena kedua lokasi APILL berada pada ruas jalan nasional yang menjadi kewenangan BPTD. Kolaborasi antarlembaga diperlukan agar penanganan gangguan fasilitas perlengkapan jalan dapat dilakukan sesuai kewenangan dan kebutuhan teknis di lapangan.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Solok, Ikhlas, mengimbau seluruh pengguna jalan untuk kembali mematuhi lampu lalu lintas, rambu-rambu, serta arahan petugas saat melintasi kedua persimpangan tersebut.

“Terima kasih kami ucapkan kepada masyarakat yang telah melaporkan kondisi faktual di lapangan. Permohonan maaf juga kami sampaikan atas ketidaknyamanan yang terjadi beberapa waktu sebelumnya. Mari kita jaga bersama fasilitas perlengkapan jalan yang ada di Kota Solok serta tertib berlalu lintas demi keselamatan kita bersama,” ujar Ikhlas.

Dengan kembali berfungsinya APILL di Simpang Poliguna dan Simpang By Pass Pandan, pengguna jalan diharapkan dapat kembali memperoleh pengaturan lalu lintas yang lebih terarah, aman, dan tertib, khususnya pada kawasan persimpangan dengan aktivitas lalu lintas yang cukup tinggi.


Komentar

Tinggalkan komentar