Wali Kota Solok Ajak Masyarakat Jadikan RSBG 2026 Momentum Pelestarian Budaya dan Penguatan Ekonomi

Wali Kota Solok Ajak Masyarakat Jadikan RSBG 2026 Momentum Pelestarian Budaya dan Penguatan Ekonomi

Solok, InfoPublikSolok – Wali Kota Solok, Dr. H. Ramadhani Kirana Putra, S.E., M.M., mengajak masyarakat menjadikan Rang Solok Baralek Gadang (RSBG) 2026 sebagai momentum memperkuat jati diri budaya Minangkabau, mempererat persaudaraan, serta mendorong pertumbuhan pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.

Ajakan tersebut disampaikan saat pembukaan RSBG 2026 di Lapangan Merdeka Kota Solok, Sabtu (10/10/2026). Memasuki penyelenggaraan kelima, festival budaya yang berlangsung pada 10–13 Oktober 2026 ini kembali menjadi ruang pelestarian tradisi sekaligus promosi potensi pariwisata Kota Solok.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pawai budaya yang menampilkan kekayaan tradisi dan keberagaman budaya masyarakat. Suasana pembukaan semakin semarak dengan penampilan tari massal Tapak Kubuang Tigo Baleh yang dibawakan siswa-siswi SMP se-Kota Solok.

Tarian tersebut mengangkat semangat perjuangan, kepemimpinan adat, dan kebersamaan dalam membangun ranah kehidupan yang baru. Gerakan para penari yang berpadu dalam satu kesatuan menggambarkan nilai gotong royong dan musyawarah, sekaligus menjadi penghormatan terhadap jejak leluhur dan pengingat pentingnya menjaga adat serta warisan budaya.

Pesan yang diangkat dalam karya tari tersebut terangkum dalam ungkapan, “Dari langkah yang berbeda, lahir satu tujuan, dari perjalanan dan persatuan, terbentuklah Kubuang Tigo Baleh.”

Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan bahwa RSBG bukan sekadar perhelatan seni dan budaya, melainkan cerminan identitas masyarakat Minangkabau yang menjunjung tinggi adat, berlandaskan agama, dan bangga terhadap tanah kelahirannya.

“Rang Solok Baralek Gadang adalah cermin siapa kita, masyarakat Minangkabau yang teguh memegang adat, berpegang pada agama, dan bangga pada tanah kelahiran. Di sini kita hadir bukan hanya untuk menyaksikan seni, budaya, dan tradisi, tetapi juga untuk menyatukan hati, menumbuhkan harapan, serta merawat warisan untuk anak cucu kita,” ungkapnya.

Pembukaan RSBG 2026 turut dihadiri Anggota DPD RI, H. Irman Gusman, S.E., MBA, beserta rombongan, Gubernur Sumatera Barat yang diwakili Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, Yozarwandi Usman Putra, S.Hut., M.Si. Wali Kota Padang Panjang, H. Hendri Arnis, BSBA; Wakil Wali Kota Solok, Ketua DPRD Kota Solok beserta anggota, unsur Forkopimda; Sekretaris Daerah Kota Solok, tokoh adat, Bundo Kanduang, organisasi kemasyarakatan, serta perwakilan kepala daerah dari Kabupaten Solok, Kabupaten Tanah Datar, dan Kota Pekanbaru.

Dalam kesempatan tersebut, Irman Gusman turut mengapresiasi penyelenggaraan RSBG sebagai ruang penting untuk menjaga kelestarian budaya sekaligus memperkenalkan kekayaan tradisi Minangkabau kepada masyarakat luas.

Penyelenggaraan RSBG tahun ini semakin strategis karena menjadi bagian dari Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata. Pengakuan tersebut membuka peluang bagi Kota Solok untuk memperluas promosi potensi budaya dan pariwisata sekaligus memperkuat daya tarik daerah dengan identitas sebagai Kota Beras Serambi Madinah.

Lebih dari itu, RSBG diharapkan memberikan manfaat nyata bagi perekonomian masyarakat. Kehadiran pelaku UMKM, seniman, dan generasi muda dalam rangkaian kegiatan menjadi peluang untuk mengembangkan kreativitas, memperkenalkan produk lokal, serta menggerakkan aktivitas ekonomi selama festival berlangsung.

Berbagai kegiatan, perlombaan, pertunjukan seni tradisional dan modern, serta penampilan artis daerah dan nasional turut memeriahkan perhelatan selama empat hari tersebut.

Melalui RSBG 2026, Pemerintah Kota Solok berupaya memastikan tradisi tetap hidup di tengah perkembangan zaman, sekaligus menjadikan kekayaan budaya sebagai kekuatan untuk mendorong pariwisata, ekonomi kreatif, dan kesejahteraan masyarakat.


Komentar

Tinggalkan komentar